Rossi Sindir Marquez dan Mengaku Hampir Dipecat Yamaha

CNN Indonesia | Jumat, 05/06/2020 11:31 WIB
Monster Energy Yamaha Italian rider, Valentino Rossi (R) and Repsol Honda Team Spanish rider, Marc Marquez steer their motorbikes during the Q2 qualifying session ahead of the San Marino MotoGP Grand Prix race at the Misano World Circuit Marco Simoncelli on September 14, 2019. (Photo by Marco Bertorello / AFP) Valentino Rossi belum mampu mengalahkan Marc Marquez dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP. (Marco Bertorello / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap veteran MotoGP Valentino Rossi menyindir Marc Marquez sekaligus mengaku hampir dipecat Yamaha pada MotoGP 2004.

Sindiran secara tidak langsung untuk Marquez diungkap Rossi sebuah program televisi Rai 1. The Doctor menyindir Marquez terkait keputusan terus memperkuat Repsol Honda.

Rossi menceritakan keputusan penting yang dibuatnya pada 2003, ketika meninggalkan Repsol Honda dan bergabung dengan Yamaha mulai MotoGP 2004. Rossi bergabung Yamaha untuk membuktikan bisa menjadi juara dunia MotoGP bersama sepeda motor lain.


Menariknya Rossi mengaku sempat terancam dipecat Yamaha. Pasalnya dalam perjanjian awal Rossi harus meraih dua kemenangan di MotoGP 2004, jika tidak Yamaha akan memecatnya. Padahal sebelum kedatangan Rossi, Yamaha baru meraih dua kemenangan di MotoGP sejak 2002.

GIF Banner Promo Testimoni
"Saya dituntut untuk menang. Orang-orang mengatakan saya hanya bisa menang bersama Honda. Jika saya tidak bisa menang dua balapan, mereka [Yamaha] akan memecat saya. Saya mengambil keputusan gila, layaknya Lewis Hamilton meninggalkan Mercedes dan bergabung dengan McLaren di F1," ujar Rossi dikutip dari Marca.

"Orang-orang Honda mengira saya gila ketika menerima proyek Yamaha. Tapi, pada akhirnya saya menunjukkan kalau saya mampu menang bukan karena satu sepeda motor," sambung Rossi.

[Gambas:Video CNN]
Rossi langsung meraih sukses di musim pertama bersama Yamaha dan merebut gelar juara dunia MotoGP 2004 dengan torehan sembilan kemenangan. Ketika itu Rossi mengalahkan Sete Gibernau dalam perebutan gelar juara dunia.

Catatan itu membuat Rossi hingga kini masih satu-satunya pebalap yang mampu merebut gelar juara dunia MotoGP secara beruntun dengan dua tim berbeda.

Marquez sendiri memutuskan untuk memperpanjang kontrak dengan Repsol Honda hingga 2024 meski ada tawaran dari Ducati. (har/har)