Klopp Kritik Selebrasi Juara Suporter Liverpool

CNN Indonesia | Senin, 29/06/2020 17:50 WIB
Liverpool supporters celebrate as they gather outside of Anfield Stadium in Liverpool, England, Friday, June 26, 2020 after Liverpool clinched the English Premier League title. Liverpool took the title after Manchester City failed to beat Chelsea on Wednesday evening. (AP photo/Jon Super) Ilustrasi suporter Liverpool rayakan gelar. (AP/Jon Super)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengkritik cara suporter The Reds yang merayakan gelar juara Liga Inggris dengan membuat kerusuhan di Pier Hard.

Dikutip dari Mirror, terjadi kekacauan di Pier Head pada Jumat (26/6) malam waktu setempat usai Liverpool dipastikan juara Premier League musim ini.

Kekacauan itu berupa keributan suporter dengan pihak kepolisian di lokasi tersebut. Sejumlah fan The Reds diamankan kepolisian lantaran melempar gelas dan botol ke petugas.


Kepolisian Merseyside menyebut kerusakan balkon di Liver Building akibat lemparan kembang api bernilai 10 ribu poundsterling atau setara dengan Rp176,8 juta.

Klopp mengaku tidak terkesan dengan perilaku suporter Liverpool itu. Bagi pelatih asal Jerman tersebut, pendukung The Reds tidak seharusnya berkerumun di masa pandemi virus corona seperti saat ini.

[Gambas:Video CNN]

"Apa yang saya tidak suka, dan saya harus mengatakan ini, itu adalah yang terjadi di Pier Head pada hari Jumat," ujar Klopp dalam surat kepada Liverpool Echo yang dilansir dari Mirror.

"Saya seorang manusia dan hasratmu juga hasratku, tetapi saat ini yang paling penting adalah kita tidak memiliki pertemuan publik semacam ini," ucap Klopp menambahkan.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu meminta semua pihak terutama suporter bisa merayakan kesuksesan Jordan Henderson dan kawan-kawan di Premier League dengan cara yang aman.

Pelatih 53 tahun itu tidak ingin pendukung setia timnya mengambil risiko menjadi penyebar Covid-19. "Tolong rayakan, tetapi rayakan dengan cara yang aman dan secara pribadi," tutur Klopp.

"Kita semua telah melakukan banyak hal untuk melawan Covid-19 dan upaya ini tidak bisa sia-sia," ujar Klopp melanjutkan.

Gelar juara Liga Inggris musim ini adalah yang pertama bagi Liverpool setelah 30 tahun. Terakhir kali Liverpool juara Liga Inggris pada musim 1989/1990.

(sry/jal)