Gabung Barcelona, Komentar Pjanic sebagai Fan Madrid Diungkit

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 05:20 WIB
Juventus' Cristiano Ronaldo, left, celebrates with teammate Miralem Pjanic after scoring his side's second goal during the Serie A soccer match between Roma and Juventus at the Rome Olympic Stadium, Italy, Sunday, Jan. 12, 2020. (AP Photo/Andrew Medichini) Komentar lawas Miralem Pjanic sebagai fan Real Madrid kembali diungkit. (AP Photo/Andrew Medichini)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komentar lawas Miralem Pjanic yang menegaskan sebagai fan Real Madrid kembali diungkit setelah resmi gabung Barcelona.

Pjanic resmi meninggalkan Juventus dan berlabuh ke Barcelona. Namun, gelandang Bosnia and Herzegovina itu menyisakan persoalan karena komentar lawasnya sebagai pendukung Madrid.

Pada 2009, Pjanic sempat mengutarakan sebagai suporter Madrid yang pernah mengidolakan Zinedine Zidane dan Ronaldo Nazario.


"Saya telah menjadi penggemar Madrid sejak zaman Zidane dan Ronaldo [Nazario]. Madrid adalah klub favorit saya dan akan selalu demikian," kata Pjanic dalam wawancara kepada AS. 

Kini, Pjanic justru membela klub rival abadi Real Madrid dan komentar tersebut jadi sorotan di Twitter Bleacher Report. Hingga kini unggahan tersebut sudah direspons ribuan warganet.

Sebagai pemain profesional, tentu sah-sah saja Pjanic pindah ke Barcelona meski ia pernah mengidolakan Madrid. Namun, jejak digital itu bisa membuat Pjanic dicemooh sebagian suporter garis keras Barcelona.

Polemik tersebut bisa saja sirna jika Pjanic nantinya mampu menjawab ekspektasi suporter Blaugrana di lapangan. Selain itu, gelandang 30 tahun itu jangan sesekali berselisih dengan fan Barca.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Gelandang andalan timnas Brasil, Philippe Coutinho, pernah merasakan imbas negatif suporter Barcelona. Bisa dibilang, kariernya di Camp Nou tak berjalan mulus karena tekanan fan Barca.

Coutinho yang kerap mendapat cemooh fan Barcelona, sempat geram dan membalas dengan gesture tutup telinga. Aksi tersebut menuai kritik dan membuat hubungannya dengan suporter semakin tak harmonis.

Akibatnya, Coutinho dipinjamkan ke Bayern Munchen. Kini, masa depan Coutinho di Camp Nou tak menentu dan disebut-sebut masuk daftar pemain yang akan dilego di akhir musim.

Pjanic harus berkaca dari kasus Coutinho: jangan berselisih dengan suporter. Pembuktian di lapangan lebih berarti ketimbang konflik dengan pendukung Barcelona.

(jun/jun)

[Gambas:Video CNN]