Lawan Brighton, MU Incar Zona Eropa dan 14 Laga Tanpa Kalah

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 09:28 WIB
Manchester United's Anthony Martial, left, celebrates with his teammates, after scoring his side's third goal during the English Premier League soccer match between Manchester United and Sheffield United at Old Trafford in Manchester, England, Wednesday, June 24, 2020. (Michael Regan/Pool via AP) Manchester United terlempar dari posisi lima besar. (AP/Michael Regan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Manchester United bakal kembali berlaga di Liga Inggris melawan Brighton & Hove Albion, Rabu (1/7) dini hari, setelah akhir pekan lalu meraih tiket ke semifinal Piala FA.

Setelah berhasil selangkah lebih dekat dengan trofi Piala FA, Ole Gunnar Solskjaer dan anak asuhnya bakal menghadapi klub semenjana demi kembali ke peringkat lima besar.

Saat ini Man United tertinggal tiga poin dari Wolverhampton Wanderers. Kemenangan atas Brighton bakal membawa The Red Devils melangkahi Wolves dengan keunggulan gol.


Tiga poin tambahan dari laga tandang di Stadion Amex juga akan mendekatkan Man United dengan Chelsea yang kini menghuni peringkat keempat dengan 54 poin.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Sejak Brighton promosi ke Premier League pada dua musim lalu, Man United meraih tiga kemenangan dan dua kekalahan. Pada pertemuan terakhir yang berlangsung pada November 2019, Man United menang 3-1.

Ambisi Man United merangsek ke posisi empat besar menjelang akhir musim seolah didukung jadwal yang cukup bersahabat lantaran Marcus Rashford dan kawan-kawan bakal bertemu klub-klub semenjana. Setelah Brighton, Man United diagendakan menghadapi Bournemouth, Aston Villa, Southampton, dan Crystal Palace, namun Solskjaer.

Man United pun berpeluang menambah catatan tanpa kalah. Sejak kalah dari Burnley pada 23 Januari, Man United melewati 13 pertandingan dengan catatan sembilan kemenangan dan empat kali kalah.

Kendati demikian rentetan laga melawan kesebelasan penghuni papan bawah tidak membuat Solskjaer lengah.

"Menurut saya tidak ada pertandingan gampang di Premier League, sama sekali tidak ada. Rasa kepuasan akan membuat anda terlempar ke tempat yang tidak Anda inginkan," ujarnya dikutip dari Daily Mail.

[Gambas:Video CNN]

(nva/bac)