Profil Abdulmanap Nurmagomedov: Eks Militer 'Pencipta' Khabib

CNN Indonesia | Sabtu, 04/07/2020 09:21 WIB
Russian UFC fighter Khabib Nurmagomedov, top, fights with UFC fighter Dustin Poirier, of Lafayette, La., during Lightweight title mixed martial arts bout at UFC 242, in Yas Mall in Abu Dhabi, United Arab Emirates, Saturday , Sept.7 2019. (AP Photo/ Mahmoud Khaled) Khabib Nurmagomedov kehilangan ayah sekaligus guru dalam hidupnya. (AP Photo/ Mahmoud Khaled)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kesuksesan Khabib Nurmagomedov di UFC tentu tak bisa lepas dari peran sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov, eks militer Uni Soviet yang menghasilkan banyak juara bela diri.

Abdulmanap adalah veteran Angkatan Darat Uni Soviet. Ia telah mendalami gulat sejak usia dini sebelum mendapat pelatihan judo dan sambo di militer.

Pengetahuannya tentang judo dan sambo berkembang pesat karena dilatih langsung Peter Butriy, pelatih kehormatan Uni Soviet.


Maka tak heran Khabib dibesarkan dengan tempaan keras Abdulmanap. Bahkan ia merestui Khabib yang baru berusia sembilan tahun, bergulat dengan beruang sebagai bagian dari latihan.

Selepas dari militer, Abdulmanap fokus menjadi pelatih seni belar diri di Dagestan. Ia juga tercatat sebagai pelatih timnas sambo tempur di Republik Dagestan, Rusia.

Dengan kondisi masa kecil yang dipenuhi banyak anak didik sang ayah, Khabib pun hanya tinggal menunggu waktu untuk ikut terjun ke dalamnya.

Abdulmanap menceritakan, Khabib kecil adalah sosok hiperaktif. Suka memanjat, melompati sesuatu seperti sungai, halaman tetangga, hingga pepohonan.

Dengan tanda-tanda sebagai generasi petarung, Abdulmanap secara perlahan menggembleng Khabib sejak usia dini. Namun, latihan serius baru dilakukan setelah usia di atas 15 tahun.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

"Sejak usia 15-16, saya tak bakal memberikan kelonggaran pada tiap atlet, termasuk Khabib. Mereka harus fokus sejak mereka berstatus sebagai atlet nasional. Sekolah, Dagestan, dan negara ini berharap pada mereka," kata Abdulmanap.

Bukannya tertekan, Khabib justru termotivasi mimpi sang sang ayah yang mengharapkan jadi atlet kelas dunia.

Mimpi Abdulmanap pun tercapai. Putranya, Khabib Nurmagomedov, mendapat kesempatan menjalani debut profesional di MMA pada 2008.

Setelah mampu memenangi Kejuaraan Dunia Sambo 2010, Khabib bergabung dengan UFC pada 2012. Ayah Khabib terus mendampinginya berlatih hingga sukses menjadi juara UFC.

Kesehatan Abdulmanap terganggu sejap April lalu. Ia dinyatakan positif virus corona dan sempat menjalani operasi jantung hingga koma.

Setelah dikabarkan membaik, Abdulmanap akhirnya tutup usia pada Jumat (3/7) waktu setempat. Khabib pun harus menerima kenyataan telah kehilangan ayah sekaligus guru untuk selama-lamanya.

(jun/jun)

[Gambas:Video CNN]