Emiliano Martinez: Dari Miskin di Argentina ke Final Piala FA

CNN Indonesia | Jumat, 31/07/2020 16:35 WIB
Final Piala FA 2020 Arsenal vs Chelsea di Stadion Wembley menjadi pertandingan emosional bagi kiper The Gunners Emiliano Martinez. Emiliano Martinez menjadi andalan Arsenal di Piala FA. (AP/Michael Regan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Final Piala FA 2020 Arsenal vs Chelsea di Stadion Wembley, London, Sabtu (1/8), menjadi pertandingan emosional bagi kiper The Gunners Emiliano Martinez.

Martinez akan menjalani final pertama bersama Arsenal jika dimainkan pelatih Mikel Arteta saat melawan Chelsea. Final Piala FA 2020 sangat penting bagi Martinez, pasalnya meski menjadi pemain Arsenal sejak 2012, Martinez lebih sering dipinjamkan.

"Laga itu sedikit emosional. Bukan karena kami mengalahkan Man City, yang menurut saya salah satu tim terbaik di Eropa saat ini, tapi karena perjuangan saya untuk bisa bermain di final bersama klub yang saya cinta," ujar Martinez melalui situs resmi Arsenal.


"Sudah sepuluh tahun sejak saya bergabung di klub ini dan saat peluit akhir, banyak hal yang ada di pikiran saya. Saya berharap fan dan keluarga bisa ada di final, jelas 90.000 atau 80.000 penonton di Wembley bukan sesuatu yang bisa Anda rasakan setiap harinya," ucap Martinez.

Arsenal's goalkeeper Emiliano Martinez punches the ball away from the goal during the English Premier League soccer match between Arsenal and Leicester at Emirates Stadium in London, England, Tuesday, July 7, 2020. (AP Photo/Shaun Botterill,Pool)Emiliano Martinez lebih sering dipinjamkan Arsenal sejak 2012. (AP Photo/Shaun Botterill,Pool)

Martinez mendapat peran lebih banyak musim ini setelah Bernd Leno mengalami cedera. Kiper asal Argentina itu menjadi pemain kunci Arsenal hingga lolos ke final Piala FA 2020.

Martinez kecewa keluarganya di Argentina tidak bisa menyaksikan langsung final Piala FA 2020 karena pandemi virus corona. Kiper 27 tahun itu berharap bisa merebut gelar Piala FA sebagai hadiah untuk kedua orang tuanya.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

"Saya datang dari keluarga miskin, jadi bagi mereka bisa melihat saya memenangi trofi di depan 90.000 orang dan mendapatkan medali adalah sesuatu yang berharga," ucap Martinez.

"Saya ingat di hari saya dan adik saya bisa makan, sementara ibu dan ayah saya tidak. Jadi saya tahu persis apa yang mereka harus lalui. Saya tinggal di Buenos Aires dan saya hanya bertemu mereka dua kali dalam sebulan, karena mereka tidak punya uang untuk beli bensin dan bertemu saya. Jadi saya tahu perjuangan mereka untuk saya agar bisa berada di posisi saat ini," sambung Martinez.

[Gambas:Video CNN]

(jal)




BACA JUGA