Rekor Palsu Ronaldo Buat Pemain Juventus Gemas

x, CNN Indonesia | Senin, 03/08/2020 08:04 WIB
Danilo tak terima dengan twit FIFA yang menyebut Cristiano Ronaldo sebagai satu-satunya pemain yang juara di Liga Inggris, Spanyol, dan Italia. Cristiano Ronaldo bukan satu-satunya pemain yang bisa menjadi juara di Liga Inggris, Spanyol, dan Italia. (AP/Massimo Paolone)
Jakarta, CNN Indonesia --

Klaim FIFA yang menyebut Cristiano Ronaldo menjadi satu-satunya pemain yang mampu mengoleksi gelar di Liga Inggris, Spanyol, dan Italia mendapat sambutan miring dari Danilo Luiz yang merupakan rekan satu tim CR7 di Juventus.

Ronaldo dan Danilo baru saja mengantar Juventus menjadi kampiun Liga Italia. Kesuksesan Ronaldo pun membuat FIFA mencuit bahwa megabintang asal Portugal itu merupakan pemain spektakuler yang bisa menjadi juara di Premier League, La Liga, dan Serie A.

"10 gol dalam 10 pertandingan setelah @SerieA_EN bergulir lagi membantu @Cristiano menjadi juara liga di Inggris, Spanyol & Italia. Tidak ada permain yang pernah meraih gelar di tiga liga seperti itu."


"Asal negara tidak jadi masalah ketika Anda berasal dari planet lain," demikian cuit akun Twitter FIFA di lini masa yang kemudian mendapat respons dari Danillo.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Pemain asal Brasil itu tidak berkata-kata dalam membalas twit akun @FIFA.com, melainkan hanya mencantumkan emotikon wajah orang yang sedang berpikir dengan alis mengkerut dan jempol serta telunjuk di dagu.

Balasan Danilo tersebut cukup menggambarkan ekspresi sang pemain yang memiliki catatan sama dengan Ronaldo, meski urutannya berbeda.

Danilo lebih dulu meraih sukses di Liga Spanyol bersama Real Madrid, juga bersama Ronaldo, pada musim 2016/2017.

Pemain yang beroperasi sebagai bek kanan itu kemudian menjadi bagian sukses Manchester City ketika menjadi juara Liga Inggris pada 2017/2018 dan 2018/2019 sebelum membantu Juventus menjadi juara pada 2019/2020.

Sementara twit FIFA yang mencantumkan Ronaldo sebagai satu-satunya pemain dengan gelar di kompetisi tertinggi Inggris, Spanyol, dan Italia telah dihapus.

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)