Anak Patah Tangan, Spaso Tunda Gabung TC Timnas Indonesia

CNN Indonesia | Rabu, 05/08/2020 13:50 WIB
Ilija Spasojevic terpaksa menunda gabung TC Timnas Indonesia karena harus merawat anak perempuan yang mengalami patah tangan seorang diri. Ilija Spasojevic tunda gabung TC Timnas Indonesia karena anak perempuannya mengalami patah tangan. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Striker Bali United, Ilija Spasojevic terpaksa menunda mengikuti pemusatan latihan (TC) bersama Timnas Indonesia karena sang anak mengalami patah tangan. Hal itu diungkapkan Spaso melalui rilis yang diterima CNNIndonesia.com.

Spaso mengaku sebenarnya sudah mendapatkan tiket keberangkatan dan telah menjalani rapid test untuk mengikuti TC Timnas di Jakarta. Namun, saat persiapan keberangkatan, anak perempuan Spaso yang bernama Irina Spasojevic terjatuh sehingga tangan kirinya patah.

"Jadi saya mesti antar anak ke Rumah Sakit. Hasil rontgen sudah saya kirimkan ke PSSI. Semua berkas dari rumah sakit sebagai bukti bahwa anak saya dirawat, sudah saya berikan ke PSSI," kata Spaso.


Menurut Spaso, PSSI maupun Manajer Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, sudah memaklumi keadaannya saat ini. Ia juga meminta izin untuk merawat dan menjaga anaknya lebih dahulu saat ini.

Semenjak sang istri, Lelhy Arief Spasojevic meninggal dunia pada 20 November 2019 lalu, Spaso mengurus anaknya sendiri. Terlebih di tengah pandemi Covid-19, ibu Spaso belum bisa masuk ke Indonesia sehingga sementara ia harus mengurus anaknya.

Pesepak bola Bali United Ilija Spasojevic berlatih secara mandiri di Lapangan Trisakti Sakti, Legian, Badung, Bali, Kamis (25/6/2020). Sejumlah pesepak bola Bali United melakukan latihan secara mandiri untuk menjaga kondisi mereka selama masa pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.Ilija Spasojevic mengaku sempat menjalani rapid test di Bali untuk bergabung TC Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

"Saya selalu bangga dan senang mendapat panggilan Timnas Indonesia. Dari tahun 2017 saya selalu menjalani latihan dan pertandingan bersama Timnas. Hal ini juga membuat saya mau menjadi warga negara Indonesia."

"Tapi sebagai pemain Timnas Indonesia, saya juga adalah seorang Ayah yang punya tanggung jawab untuk kedua anak saya. Jika ibu saya sudah bisa datang dan masuk ke Indonesia untuk menjaga kedua cucunya, mungkin saya baru bisa bergabung dengan Timnas Indonesia," jelas Spaso.

Pesepakbola 32 tahun itu mengeaskan bahwa ia tidak pernah menolak dan selalu siap jika Timnas Indonesia membutuhkannya. Namun, saat ini kondisi sang anak membuat langkah Spaso tertahan untuk bergabung dengan Evan Dimas dkk.

"Hanya saat ini situasi keluarga saya yang memang harus saya perhatikan terlebih dahulu. PSSI juga bisa menerima dan memaklumi keadaan saya, sebab kondisi saya berbeda dengan pemain Timnas Indonesia lainnya. Jika anak saya sudah sembuh dan Ibu saya sudah di sini, maka saya langsung berangkat untuk Timnas Indonesia."

Banner Live Streaming MotoGP 2020

"Kasihan anak perempuan saya umur 3 tahun jika ditinggal untuk saat ini. Saya mohon juga kepada semua pihak agar mendoakan kesembuhan anak saya. Sekali lagi terima kasih PSSI dan coach Shin [Tae Yong] sudah mengerti keadaan saya saat ini," ungkap Spaso.

Timnas Indonesia bakal melakoni tiga laga lanjutan di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

[Gambas:Video CNN]



(TTF/bac)