Red Army: Lini Depan MU Bakal Lebih Garang

jun, CNN Indonesia | Sabtu, 12/09/2020 21:01 WIB
Ketua Umum Indonesian Red Army, Oppi Imam Hanafiah, yakin lini depan Manchester United bakal tampil garang di lini di Liga Inggris 2020/2021. Lini depan Manchester United bakal garang musim depan. (Nick Potts/PA via AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum Indonesian Red Army, Oppi Imam Hanafiah, yakin lini depan Manchester United bakal tampil garang di lini di Liga Inggris 2020/2021.

Meskipun bursa transfer belum selesai, Manchester United baru memastikan satu pemain yang bakal bergabung menjadi member baru Old Trafford musim ini, yakni Donny van de Beek dari Ajax Amsterdam. MU juga sudah memastikan perpanjangan kontrak pemain pinjaman Odion Ighalo dari Shanghai Shenhua.

"Musim lalu Manchester United telat panas di awal musim. Tapi dengan skuad yang ada sekarang MU bisa tancap gas sejak awal. Transfer pemain belum selesai, untuk skuad Manchester United kita belum tahu seperti apa hasil akhirnya. Semua tergantung siapa pemain yang didapatkan sampai akhir nanti," kata Oppi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (9/9).


Red Army Indonesia berharap kehadiran Van de Beek bisa membawa angin segar di lini tengah lapangan. Van de Beek bakal bekerja sama dengan Paul Pogba dan Bruno Fernandes untuk menyuplai bola ke lini depan.

"Jadi lini serang kita bakal lebih garang. Asal jangan cedera saja. Suplai bola dari tengah bakal lebih mumpuni. Tinggal bagaimana konsistensi lini pertahanan untuk menjaga kekompakkan," ungkapnya.

Manchester United's Marcus Rashford, left, duels for the ball with Manchester City's Bernardo Silva during the English Premier League soccer match between Manchester City and Manchester United at Etihad stadium in Manchester, England, Saturday, Dec. 7, 2019. (AP Photo/Rui Vieira)Musim lalu Marcus Rashford sempat digerayangi cedera. (AP Photo/Rui Vieira)

Musim lalu, beberapa pemain pilar MU lebih banyak berkutat dengan cedera. Seperti yang dialami Marcus Rashford sehingga harus mendatangkan Ighalo. Paul Pogba juga lebih banyak menepi karena cedera.

Pertahanan Setan Merah juga mengkhawatirkan lantaran blunder yang sering dilakukan Harry Maguire. Didatangkan dari Leicester City dengan harga tinggi, Maguire dianggap belum sesuai ekspektasi.

Oppi berharap Ole Gunnar Solskjaer bisa merekrut Kalidou Koulibaly dari Napoli untuk memperkuat barisan belakang Man United.

"Mungkin Maguire terbebani dengan banderol tinggi. Ternyata harga tinggi pemain juga tidak jadi jaminan. Tapi itu tidak masalah karena kedalaman skuad MU saat ini sudah cukup untuk mengarungi musim depan. MU harus tampil sangar sejak awal musim dan harus tancap gas," terang Oppi.

Liverpool's Mohamed Salah, right, tries to score as Napoli's Kalidou Koulibaly defends during the Champions League Group E soccer match between Napoli and Liverpool, at the San Paolo stadium in Naples, Italy, Tuesday, Sept. 17, 2019. (AP Photo/Gregorio Borgia)MU diharapkan bisa mendatangkan Kalidou Koulibaly. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Terkait persaingan musim baru Liga Inggris 2020/2021, Oppi menyebut Manchester City dan Chelsea sudah mendapatkan lebih banyak pemain baru. Terlebih Chelsea yang terlihat cukup sangar dengan kebebasan yang diberikan kepada Frank Lampard untuk memilih pemain.

Sedangkan Everton yang saat ini dipimpin Carlo Ancelotti juga bisa menjadi kuda hitam sekaligus batu sandungan buat Manchester United tampil perkasa.

"Juara bertahan Liverpool sepertinya tetap kuat. Mereka sangat beruntung karena pemainnya jarang cedera, hanya Mo Salah itu pun cuma sebentar saja. Kalau Liverpool kehilangan [Georginio] Wijnaldum juga, sepertinya bisa goyah," ujarnya.

Banner gif video highlights MotoGP

Wijnaldum sempat digosipkan tengah dilirik Barcelona. Namun, pemain berkebangsaan Belanda itu sudah menampik kabar burung tersebut.

Red Army Indonesia juga tak sabar dan antusias menanti pertemuan antara Manchester United dengan Leeds United, klub promosi di Liga Inggris musim ini. Meskipun diakui Oppi, biasanya tim promosi tampil bagus di awal dan melempem mulai pertengahan musim.

"Kami optimistis sekali menghadapi musim baru Liga Inggris ini. Semoga apapun hasilnya, Solskjaer dikasih kesempatan lama di Manchester United. Sebab membentuk tim itu tidak bisa instan. Alex Ferguson saja butuh empat musim sebelum bawa MU juara," terang Oppi.

Manchester United's Harry Maguire scores his side's second goal during the FA Cup sixth round soccer match between Norwich City and Manchester United at Carrow Road stadium in Norwich, England, Saturday, June 27, 2020. (Catherine Ivill/Pool via AP)Harry Maguire dianggap belum tampil sesuai ekspektasi. (Catherine Ivill/Pool via AP)

Sementara itu, Ketua United Army Indonesia, Raymond Paraeng mengatakan MU saat ini butuh pemain bertahan yang kuat. Duo Harry Maguire dan Victor Lindelof sejauh ini belum solid menahan gempuran klub sekelas Southampton dan Everton.

"Menurut saya tidak perlu melihat target juara untuk bersaing dengan Chelsea yang sukses menyingkirkan MU di semifinal Piala FA. Dibandingkan klub besar Liga Inggris lainnya, Chelsea merupakan salah satu calon kuat juara setelah sukses mendatangkan pemain muda berkelas untuk mengisi line up yang dibangun Frank Lampard," ucap Raymond.

Raymond berharap MU tetap mewaspadai Everton yang sukses mendaratkan James Rodriguez. Sementara Liverpool sudah mulai membeli pemain dari pertengahan musim lalu. Beruntung Man City gagal mendatangkan Lionel Messi yang memilih bertahan di Barcelona.

"Walaupun begitu Man City masih tetap berbahaya selama Pep Guardiola masih jadi insinyurnya. Saya tidak mengamini, tapi bisa jadi bonyok-bonyok Man United dijadikan bulan-bulanan fans klub lain di musim depan kalau masih tidak ngotot merombak pemain-pemain lama yang kurang memberikan andil," terangnya.

(TTF/jun)

[Gambas:Video CNN]