PS Tira Persikabo Janji Lunasi Utang Gaji Pemain Putri

CNN Indonesia | Senin, 14/09/2020 13:02 WIB
Presiden Klub PS Tira-Persikabo, Bimo Wirjasoekarta berjanji melunasi utang gaji kepada pemain putri yang belum dibayarkan sejak tahun lalu. Ilustrasi sepak bola. (Istockphoto/francisblack)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Klub PS Tira-Persikabo, Bimo Wirjasoekarta berjanji untuk melunasi utang gaji kepada pemain-pemain putri yang belum dibayarkan sejak tahun lalu.

Klub sepak bola putri, PS Tira-Persikabo Kartini sebelumnya dikelola oleh Esti Puji Lestari yang juga menjabat sebagai manajer untuk mengarungi Liga 1 Putri 2019. Namun, selama kompetisi berlangsung para pemain mengaku tidak mendapatkan hak berupa gaji.

Terkait persoalan ini, Bimo menyebut sebenarnya masalah tunggakan gaji ini jadi ranah Esti sebagai manajer. Namun, sejak awal tahun 2020 Esti telah mengundurkan diri dari manajemen.


Sayangnya, Esti sampai saat ini tidak bisa dihubungi oleh pihak manajemen PS Tira-Persikabo.

"Kalau kontak pemain kami ada, tapi kalau kontak Ibu Esti nya sudah tidak. Nomor dia sudah diganti semua, dari manajemen Persikabo sudah mencoba untuk menghubungi tapi tidak ada respon. Sudah ganti nomornya," ujar Bimo.

Meski demikian, Bimo mengatakan berjanji untuk melunasi gaji pemain yang tertunggak. Rencananya dalam waktu dekat hal itu akan diselesaikan.

"Tentu kami ada rencana untuk melunasi. Ibu Esti secara operasional sudah tidak di klub lagi, tapi masih harus memenuhi dan menyelesaikan kewajiban-kewajiban dia yang belum terpenuhi sebelum kita release beliau. Rencananya pas kami dapat dana dari liga kami akan bayar dan Insya Allah lunasin ini semua," sebut Bimo.

Banner gif video highlights MotoGP

Sebelumnya, penggawa PS Tira-Persikabo Kartini Helsya Maeisyaroh yang dinobatkan sebagai pemain muda terbaik Liga 1 Putri 2019 mengungkapkan kekecewaannya kepada Esti. Keluh kesah itu ia tumpahkan di media sosial Instagram karena gaji para pemain tidak kunjung dibayarkan.

"Jujur, saya sangat sangat kecewa sama manajer (Esti Puji Lestari). Ada yang rela meninggalkan pekerjaannya yang bahkan gajinya itu lebih besar dari gaji sepak bola. Ada yang rela meninggalkan kedua orang tuanya yang sangat sangat jauh dari tempat mes kami," tulis Helsya di Instagram pribadinya, @helsyamaei15.

"Saya memang masih kecil, Tak mengerti apa-apa, masih bawang, masih sekolah, masih ingusan, tapi kalau yang kaya gini, tidak ada kata kecil, bawang, ingusan buat saya. Karena saya tau, saya tidak salah. Jadi saya berhak buat ngomong ini ke orang banyak. Biarkan seluruh dunia tahu, biarkan nanti nama saya jelek karena ngomong seperti ini. Karena saya tahu rezeki tidak bakal ke mana dan saya yakin orang di luar sana pasti banyak yang mau bantu kita."

PS Tira-Persikabo Kartini menempati posisi runner up di Liga 1 Putri 2019 usai kalah agregat 1-6 dari Persib Bandung di final. Meski gagal juara, PS Tira-Persikabo Kartini menempatkan Helsya sebagai pemain muda terbaik dan Insyafadya Salsabilla jadi top skor berkat torehan 14 gol.

(TTF/jal)

[Gambas:Video CNN]