PSSI dan BNPB Teken MoU, Liga 1 2020 Lanjut 1 Oktober

CNN Indonesia | Kamis, 17/09/2020 13:52 WIB
PSSI dan BNPB menandatangani MoU terkait izin kembali bergulirnya Liga 1 2020 di tengah pandemi covid-19. Ilustrasi pertandingan Liga 1 2020. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia --

PSSI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang penyelenggaraan olahraga yang aman dari Covid-19. MoU itu sekaligus sebagai izin dilanjutkannya gelaran Liga 1 2020 di masa pandemi.

Penandatanganan MoU dilakukan secara virtual oleh Ketua BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada Kamis (17/9). Seremoni tersebut juga disaksikan langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

Rencananya, lanjutan Liga 1 bakal bergulir mulai 1 Oktober 2020 sampai 28 Februari 2021. Laga perdana lanjutan Liga 1 2020 akan mempertemukan PSS Sleman vs Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Yogyakarta.


Sedangkan Liga 2 akan dimulai pada 17 Oktober-5 Desember 2020. Sebanyak 24 tim peserta dibagi ke dalam 4 grup dengan 4 tuan rumah dan finalis bakal lolos ke Liga 1 pada 2021.

Di momen tersebut, Doni menegaskan penyelenggaraan Liga 1 maupun Liga 2 harus dipastikan tanpa penonton. Selain itu, penerapan protokol ketat juga menjadi syarat wajib yang harus dipatuhi PSSI dan Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi karena kesehatan dan keselamatan pemain maupun penyelenggara harus jadi prioritas.

"Saya mengimbau kepada penyelenggara untuk memastikan seluruh peserta, pemain, panitia, ofisial adalah mereka yang secara fisik sehat. Mereka yang tidak memiliki penyakit bawaan. Ini sangat penting untuk ditaati karena 85-92 persen angka kematian [akibat covid-19] kita adalah mereka yang punya pengorbit atau penyakit bawaan, seperti hipertensi, asma, diabetes dan lainnya sehingga mereka sangat dianjurkan untuk tidak ikut serta di kegiatan ini," ucap Doni.

Doni juga meminta kepada PSSI dan LIB memastikan tidak ada celah pelanggaran sekecil apapun dari pedoman protokol kesehatan sepanjang berjalannya kompetisi.

Di sisi lain Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali kembali menegaskan agar penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan Liga 1 2020 tanpa dihadiri para penonton mengingat masih adanya penyebaran Covid-19. Kemenpora juga akan memonitor penyelenggaraannya dan meminta BNPB untuk membantu supervisinya.

Banner Live Streaming MotoGP 2020Foto: Banner Live Streaming MotoGP 2020
Banner Live Streaming MotoGP 2020

"Dengan pengertian dan pengalaman sangat tinggi dan arahan Pak Doni jelas. Ini harus menjadi komitmen bersama. Pemerintah sekuat tenaga menanggulangi pandemi ini sehingga tidak terjadi klaster baru dari kegiatan ini," ungkap Menpora.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyambut positif penandantanganan MoU dengan BNPB. Iriawan mengungkapkan salah satu alasan PSSI tetap melanjutkan kompetisi karena partisipasi Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.

"Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2021 tentu harus melanjutkan kompetisi. Hampir semua negara ASEAN juga sudah menjalankan liga. Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, dan Vietnam sudah menjalankan liga dan Filipina rencananya juga akan segera memutar kompetisi mereka. Ini alasan kami untuk tetap melanjutkan Liga 1 dan Liga 2," kata Iriawan.

Iriawan mengatakan penandatanganan MoU ini akan dibawa ke Kapolri Idham Azis agar mendapatkan rekomendasi menggelar pertandingan dari kepolisian.

"Tentu ini jadi garis federasi di mana dalam keadaan pandemi harus memastikan untuk bergulir Liga 1. Ini akan kami bawa ke Kapolri untuk memberikan izin dari kepolisian kepada kami."

(jal)

[Gambas:Video CNN]