Ozil Diklaim Salahkan China Usai Dicoret dari Tim Arsenal

jun, CNN Indonesia | Kamis, 22/10/2020 20:12 WIB
Mesut Ozil diklaim menuding kepentingan komersial di China ikut mempengaruhi keputusan Arsenal mencoretnya dari daftar pemain di Liga Inggris. Mesut Ozil sempat mengungkapkan dukungan untuk Muslim Uighur. (Ozan KOSE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mesut Ozil diklaim menuding kepentingan komersial di China ikut mempengaruhi keputusan Arsenal mencoretnya dari daftar pemain di Liga Inggris.

Ozil melancarkan kritik pedas kepada petinggi Arsenal yang dianggap membuat keputusan tak adil. Pemain berkebangsaan Jerman itu menilai Arsenal tak setia pada kemanusiaan.

Daily Mail mengklaim Ozil telah menganggap keputusan Arsenal mencoretnya dari tim tidak lepas dari tekanan komersial China.


Ozil membuat heboh dunia media sosial setelah memberi dukungan kepada Muslim Uighur pada Desember 2019.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

Kala itu Ozil mengutuk aksi persekusi yang telah dilakukan pemerintah China terhadap Muslim Uighur yang berada di provinsi Xinjiang. Pernyataan Ozil sempat viral dan memicu reaksi dari berbagai pihak.

"Mereka membakar Alquran, menutup masjid, menutup madrasah, dan membunuh para tokoh mereka [Uighur]. Para pria dipaksa tinggal dalam kamp dan keluarga mereka dipaksa tinggal dengan orang-orang China. Para wanitanya dipaksa menikah dengan orang-orang China," tulis Ozil di Twitter.

Pihak Arsenal buru-buru menegaskan pendapat Ozil adalah suara pribadi dan tidak ada hubungan dengan statusnya sebagai pemain Arsenal.

[Gambas:Video CNN]

Meski demikian China merespons pernyataan Ozil sebagai pendapat serius. Sehari kemudian penyiaran pemerintah China, CCTV, bahkan menghapus liputan pertandingan Arsenal vs Manchester City.

Ozil sendiri dalam pernyataan melalui media sosial mengaku kecewa dengan keputusan manajemen Arsenal. Mantan pemain Real Madrid itu mengatakan loyalitasnya tidak dibalas oleh pihak klub.

Meski tidak menuding secara langsung, Ozil diklaim Daily Mail meyakini tekanan komersial China menjadi alasannya dicoret dari Arsenal.

"Setelah menandatangani kontrak saya pada 2018, saya berjanji setia kepada klub yang saya cintai, Arsenal, dan hal itu membuat saya sedih karena tak berbalas."

"Seperti yang baru saya sadari, kesetiaan sulit didapat saat ini. Saya dapat berjanji kepada Anda bahwa keputusan sulit ini tak akan berpengaruh sedikitpun terhadap pola pikir saya," ujar Ozil.

(jun/osc)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK