Dovizioso Merasa Tak Layak Bicara Gelar MotoGP 2020

CNN Indonesia | Senin, 26/10/2020 23:44 WIB
Pembalap Ducati Andrea Dovizioso merasa saat ini bukan waktu yang tepat untuk bicara persaingan jadi juara dunia MotoGP 2020. Andrea Dovizioso meraih hasil buruk di tiga seri terakhir MotoGP 2020. (Dorna Sports)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pembalap Ducati Andrea Dovizioso merasa saat ini bukan waktu yang tepat untuk bicara persaingan juara dunia MotoGP 2020.

Dovizioso sedang dilanda kekecewaan besar. Pembalap berusia 34 tahun itu tidak bisa berbicara banyak dan hanya finis ke-23 pada MotoGP Teruel di Sirkuit Motorland Aragon, Minggu (25/10).

Hasil mengecewakan itu membuat Dovizioso tercecer dalam persaingan meraih gelar juara dunia. Dovizioso terpaku di posisi kelima dengan 109 poin.


Ia terpaut 28 poin dari pembalap Suzuki, Joan Mir yang memuncaki klasemen. Dengan tiga seri tersisa, peluang Dovizioso meraih gelar juara dunia MotoGP pertamanya terasa kian berat.

"Saya pikir ini bukan saatnya berbicara tentang persaingan juara. Saya tidak punya kecepatan [motor] untuk memikirkan tentang persaingan juara," ujar Dovizioso seperti dilansir Crash.

"Strategi, atau apa yang bisa kami lakukan, atau seberapa banyak yang peluang kami miliki, menurut saya saat ini hampir nol. Ini bukan saat yang tepat untuk berbicara tentang persaingan juara. Tanpa kecepatan Anda tidak bisa bertarung, ia melanjutkan.

Banner gif video highlights MotoGP

Dovizioso hanya bisa finis di posisi ke-16 pada MotoGP Teruel. Hasil buruk itu melanjutkan tren negatif di dua seri sebelumnya.

Di MotoGP Aragon, Dovizioso finis di posisi yang lebih jelek yakni ke-17. Sedangkan di MotoGP Prancis, Dovizioso hanya bisa finis ke-11.

Hasil mengecewakan di tiga seri terakhir itu kontras dengan performanya di MotoGP Catalunya. Dovizioso saat itu finis kedua di belakang Fabio Quartararo.

Raihan podium di MotoGP Catalunya itu sempat membuka peluang Dovizioso untuk jadi juara dunia MotoGP 2020. Namun, kegagalan motor Ducati yang ditungganginya tampil cepat di tiga seri terakhir membuat peluangnya semakin sulit.

(jal/jal)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK