Timnas Indonesia U-19 Belum Diizinkan Datang ke Korsel

CNN Indonesia | Selasa, 17/11/2020 12:45 WIB
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengungkapkan belum mendapatkan izin dari KFA untuk memabwa Timnas Indonesia U-19 ke Korea Selatan. Timnas Indonesia U-19 masih mencari tempat menggelar TC yang ideal. (pssi.org)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengungkapkan belum mendapatkan izin dari Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) untuk membawa Timnas Indonesia U-19 menjalani pemusatan latihan (TC) di Negeri Ginseng tersebut.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule mengatakan sejauh ini sudah ada dua negara yang memberikan lampu hijau untuk didatangi Timnas Indonesia U-19. Selain Korea Selatan, Spanyol juga dijajaki untuk didatangi Garuda Muda.

"Ke Korea sudah kami rumuskan apa plus minusnya. Kalau ke Korea kan harus dikarantina 14 hari, itu yang jadi pertimbangan. Kami juga belum dapat persetujuan dari Federasi Korea sehingga sampai sekarang belum ada kepastian meskipun Shin Tae Yong sedang melakukan penjajakan di sana," kata Iwan Bule di sela-sela latihan Timnas Indonesia U-19 di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (17/11).


Lanjut Iwan Bule, jika ke Spanyol Timnas Indonesia U-19 bisa langsung latihan tanpa menjalani karantina dua minggu. Begitu juga soal suhu di Spanyol yang berdasarkan informasi terakhir berada di kisaran 21 derajat.

Timnas Indonesia U-19 menjalani latihan fisik di Stadion Madya, Senayan, Selasa (17/11).Timnas Indonesia U-19 kembali berlatih di Jakarta. (CNN Indonesia/ Titi Fajriyah)

Sedangkan di Korea Selatan, suhu terus menurun dan dikhawatirkan bisa mencapai nol derajat atau minus saat bulan Desember.

"Tapi kami tunggu perkembangan kepastian dari Spanyol. Kemudian kalau di Korea kita tidak bisa melihat pemain keturunan baru yang ada di luar negeri. Kami tunggu kepastian dari sana [Spanyol]. Korea pun sampai sekarang federasinya belum menyatakan kesiapannya, tapi rencana itu ada," ungkapnya.

Saat kembali menggelar TC di luar negeri, Timnas Indonesia U-19 juga diharapkan bisa melakukan sejumlah uji coba menghadapi tim-tim kuat. Hal ini mengacu saat Timnas Indonesia U-19 menghadapi tim-tim seperti Bulgaria, Kroasia, hingga Dinamo Zagreb selama berada di Kroasia.

"Kami belum dapat lawan yang tangguh untuk friendly match di Korea. Di Spanyol sudah ada yang siap beberapa klub. Kami akan putuskan nanti biarkan mereka latihan dulu di sini," kata Iwan Bule.

Uji Coba Lokal di Jakarta

Iwan Bule mengaku PSSI juga menyiapkan rencana cadangan jika Timnas Indonesia U-19 tidak memungkinkan untuk TC di luar negeri. Rencana cadangan yang dimaksud dengan menggelar laga uji coba melawan klub lokal di Jakarta.

Banner Live Streaming MotoGP 2020

"Ada plan C. Kalau tidak bisa keluar [negeri] kita akan tetap di Indonesia. Kami akan cari sparing partner yang kuat karena kan ada tim senior. Bisa saja uji coba dengan klub kuat Persija, Persib dan Arema, itu plan C."

Rencana utama dalam road map PSSI terkait Timnas Indonesia U-19, jelas Iriawan, yakni memboyong tim Garuda Muda menggelar TC di luar negeri. Sembari menunggu kepastian TC di luar negeri, Iwan Bule meminta pemain Timnas U-19 untuk terus berlatih maksimal di Jakarta meski tanpa Shin Tae Yong yang baru akan datang ke Indonesia pada awal Desember.

"Saya minta kepada pelatih kita yang ada di sini untuk menerapkan latihan seperti Shin Tae Yong ada di sini, karena kan programnya sudah ada sehingga staminanya bisa terjaga."

"Mereka akan tetap terus kami kawal sehingga performance, stamina, skill bisa tampil prima. Prinsip Shin Tae Yong tidak masalah, yang penting bisa latihan di luar karena kami butuh uji coba dengan klub-klub yang kuat kaya kemarin di Kroasia. Kami mau seperti itu," jelasnya.

(TTF/jal)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK