Tragedi Schumacher Dibahas Seiring Mick Tampil di F1 2021

Jun Mahares, CNN Indonesia | Jumat, 18/12/2020 14:46 WIB
Tragedi kecelakaan legenda Formula One (F1) Michael Schumacher diyakini Direktur F1 Ross Brawn akan kembali dibahas menyusul keikutsertaan Mick di F1 2021. Michael Scumacher masih menjalani perawatan akibat kecelakaan bermain ski di Pegunungan Alpen. (AFP PHOTO/GERARD JULIEN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tragedi kecelakaan legenda Formula One (F1) Michael Schumacher diyakini Direktur F1 Ross Brawn akan kembali dibahas menyusul keikutsertaan Mick di F1 2021.

Mick akan jadi salah satu debutan di F1 2021 setelah direkrut Haas. Tahun ini putra dari legenda F1 Michael Schumacher tersebut berhasil menjadi juara dunia F2 bersama tim Prema Racing.

Brawn mengaku tidak sabar melihat aksi Mick di F1 2021. Brawn yang merebut delapan gelar juara dunia F1 sebagai direktur teknik mengatakan penampilan Mick di musim 2021 akan kembali mengingatkan publik terkait tragedi yang dialami Schumacher.


"Tentu saja ini akan jadi momen yang menarik dengan Mick masuk F1, di mana saya sangat antusias dan bersemangat. Jadi ini situasi yang bagus. Saya pikir masuknya Mick juga kembali mengingatkan kita terhadap tragedi kecelakaan Schumacher," ucap Brawn dikutip dari Motorsport.

GIF Banner Promo Testimoni

Brawn kemudian berharap Schumacher bisa sembuh dan menjadi bagian dari tim Mick di F1. Duet Schumacher dan Mick di F1 dianggap Brawn sebagai sesuatu yang spesial.

"Betapa indahnya jika Schumacher bisa berpartisipasi [di tim Mick]. Kita tidak tahu seberapa mengerti Schumacher terhadap situasi saat ini. Tapi jika dia ikut bagian, dan mari kita berharap dia akan bisa suatu hari nanti, maka itu akan sangat spesial," sambung Brawn.

Brawn merupakan otak di balik sukses Schumacher merebut tujuh gelar juara dunia F1 ketika di Benetton dan Ferrari.

Schumacher sendiri tidak pernah muncul di publik sejak mengalami kecelakaan saat bermain ski bersama Mick di Pegunungan Alpen pada 29 Desember 2013. Setelah sempat koma, Schumacher hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumahnya di Swiss.

(har/jun)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK