Mick Schumacher, Beban Berat Nama Legendaris

ptr, CNN Indonesia | Rabu, 02/12/2020 17:47 WIB
Mick Schumacher tampil di F1 2021. Sebagai pembalap, ia selalu menjalani karier dengan beban berat nama 'Schumacher' yang legendaris. Mick Schumacher bakal tampil di F1 2021. (AFP/ANDREJ ISAKOVIC)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mick Schumacher resmi tampil di Formula One 2021 dengan bergabung ke Haas F1 Team. Mick Schumacher bakal langsung mendapat sorotan sekaligus beban mengingat nama belakang yang disandangnya.

Mick Schumacher lahir pada 22 Maret 1999. Ketika Mick lahir, Michael Schumacher sudah pernah dua kali juara dunia F1 bersama Benneton.

Kehadiran Mick bisa jadi merupakan energi baru bagi Michael Schumacher. Pasalnya, sejak musim 2000, Michael Schumacher berhasil mencatat lima gelar juara dunia beruntun bersama Ferrari.


Catatan itu membuat Michael Schumacher memegang rekor sebagai pembalap dengan gelar juara dunia terbanyak sebelum akhirnya disamakan Lewis Hamilton musim ini.

Alfa Romeo's German driver Mick Schumacher competes during the qualifying session at the Autodromo Internazionale Enzo e Dino Ferrari race track in Imola, Italy, on October 31, 2020, a day ahead of the Formula One Emilia Romagna Grand Prix. (Photo by RUDY CAREZZEVOLI / POOL / AFP)Mick Schumacher berpeluang besar jadi juara dunia F2. (AFP/RUDY CAREZZEVOLI)

Dengan kondisi Mick tumbuh dengan kenangan tentang kejayaan demi kejayaan, Mick kemudian terus berjuang merintis namanya sendiri di dunia balap.

Namun tentu hal tersebut tak akan berjalan dengan mudah. Nama 'Schumacher' yang melekat sebagai nama belakang membuat Mick bakal selalu dibandingkan dengan sang ayah yang legendaris.

Mick kemudian berhasil memulai langkah awal untuk mengejar mimpi berdiri sejajar dengan sang ayah. Mick Schumacher resmi direkrut oleh Haas F1 Team sebagai pembalap untuk F1 2021.

Meski mimpi tersebut masih jauh untuk diwujudkan, Mick setidaknya memberi penegasan bahwa ia tampil di F1 bukan hanya lantaran nama besar 'Schumacher' yang ia sandang.

Mick saat ini berpeluang besar untuk jadi juara dunia Formula 2. Mick memimpin klasemen dengan nilai 205 poin. Mick unggul 14 angka atas Callum Ilott dengan satu seri tersisa.

Modal juara dunia F2 bisa jadi catatan bagus sebelum Mick berkiprah di musim balap F1 2021 mendatang.

GIF Banner Promo Testimoni

Mick memang berjuang untuk membesarkan namanya di dunia balap namun ia juga mengakui bahwa nama 'Schumacher' yang telah diukir dengan baik oleh sang ayah adalah sebuah kebanggaan.

"Tentu saja saya masih menggunakan tips dari ayah, bahkan sejak saya masih tampil di karting."

"Apa yang dia lakukan sangat luar biasa. Saya makin menyadari hal itu setiap hari," ujar Mick.

(ptr/nva)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK