Suzuki Ditinggal Bos Usai Juara MotoGP 2020

CNN Indonesia | Kamis, 07/01/2021 14:58 WIB
Bos Suzuki, Davide Brivio dikabarkan bakal bergabung dengan Tim Formula 1 Alpine musim depan usai Joan Mir bersama Suzuki Escatar juara MotoGP 2020. Bos Suzuki, Davide Brivio dikabarkan pindah ke tim F1 Alpine, nama baru Renault, untuk musim depan. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo).
Jakarta, CNN Indonesia --

Bos Suzuki, Davide Brivio dikabarkan bakal bergabung dengan Tim Formula 1 Alpine musim depan. Brivio merupakan orang di balik kesuksesan Joan Mir bersama Tim Suzuki Ecstar juara dunia MotoGP 2020.

Alpine merupakan re-branding yang musim lalu bernama Renault. Meski belum ada konfirmasi pasti, namun sebuah sumber mengindikasikan posisi bos Alpine akan diemban Brivio, dilansir dari Motorsport.

Muncul rumor Alpine akan merombak susunan manajemen. Cyril Abiteboul, saat ini menjabat kepala tim prinsipal, dikabarkan bakal mengemban peran senior dalam organisasi tim.


Dengan begitu, maka itu membuka peluang bagi Direktur Eksekutif, Marcin Budkowski untuk menjadi tim prinsipal. Sementara Brivio berpotensi menduduki jabatan setingkat CEO untuk mengawasi operasional Alpine secara lebih luas.

Motorsport tidak mendapat jawaban dari pihak Renault terkait rumor kepindahan Brivio dari Suzuki.

World championship leader, Spain's rider Joan Mir of the Team SUZUKI ECSTAR competes during the MotoGP Valencia Grand Prix in Ricardo Tormo Circuit in Valencia, Spain, Sunday, Nov. 15, 2020. (AP Photo/Alberto Saiz)Pembalap Suzuki Ecstar Joan Mir jadi juara dunia MotoGP 2020. (AP/Alberto Saiz).

Alpine sedang menjalani proses penyegaran tim yang dipimpin CEO Renault, Luca De Meo. Tahun lalu, De Meo menyetujui rencana penggantian nama Renault.

De Meo juga sudah menugaskan Abiteboul untuk membuat perencanaan matang bagi Alpine, nama baru Renault untuk musim depan.

Abiteboul sendiri mengisyaratkan soal perubahan komposisi manajemen Renault/Alpine. Termasuk dirinya yang tak lagi menjabat sebagai kepala tim prinsipal.

GIF Banner Promo Testimoni

"Ini adalah misi yang saya mulai, yang akan saya tangani dalam beberapa minggu ke depan," ucap Abiteboul.

Isyarat perombakan manajemen itu sebetulnya sudah terlontar dari De Meo tahun lalu. De Meo saat itu mengatakan penting bagi siapa pun yang memimpin Alpine untuk menuangkan fokus sepenuhnya. Termasuk dengan menyederhanakan rantai kepemimpinan di Alpine.

"Kami perlu menyederhanakan rantai komando. Kami perlu memiliki tanggung jawab dalam bagian yang berbeda," tuturnya kepada media di F1 GP Italia 2020.

Meski belum pasti terkait Brivio, namun dia dan De Meo pernah bekerja sama di tim Yamaha MotoGP. Tepatnya di pada 2007 hingga 2010. Saat itu Brivio merupakan manajer tim, sedangkan De Meo menjabat Kepala Pemasaran.

(osc/nva)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK