ANALISIS

Napas Segar Ginting di Grup Neraka BWF World Tour Finals

Putra Permata Tegar Idaman, CNN Indonesia | Rabu, 27/01/2021 07:54 WIB
Anthony Ginting berada di grup neraka BWF World Tour Finals. Namun ia punya modal napas yang lebih segar untuk lolos ke semifinal. Anthony Ginting berada satu grup dengan Viktor Axelsen dan Chou Tien Chen. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anthony Ginting berada di grup neraka pada BWF World Tour Finals. Namun ia punya modal berupa napas yang lebih segar untuk lolos ke babak semifinal.

Berada satu grup dengan Axelsen dan Chou Tien Chen, Ginting jelas berada di grup neraka. Ia malah bersatu dengan dua pebulutangkis yang tampil hebat di dua rangkaian turnamen di Thailand sebelumnya.

Axelsen adalah juara di dua seri turnamen Thailand, sedangkan Chou Tien Chen selalu bisa masuk ke babak semifinal.


Sementara itu Ginting terbilang masih akrab dengan inkonsistensi. Setelah mencapai babak semifinal di Yonex Thailand Open, Ginting langsung terhenti di babak kedua turnamen Toyota Thailand Open.

Pebulu tangkis tunggal putra tunggal putra Jepang Kento Momota berusaha mengembalikan kok ke Denmark Viktor Axelsen pada babak final Blibli Indonesia Open 2018 di Istora, Jakarta (8/7). Pebulu tangkis Kento Mamoto mengalahkan Viktor Axelsen dengan skor 21-14/21-9.Viktor Axelsen dua kali juara di rangkaian turnamen di Thailand. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Namun di balik perbedaan pencapaian Ginting dengan dua pebulutangkis tersebut, Ginting juga punya keunggulan dibandingkan Axelsen dan Chou Tien Chen.

Keunggulan Ginting terletak pada napas Ginting yang di atas kertas seharusnya lebih segar dibandingkan Axelsen dan Chou Tien Chen.

Ginting kalah di hari Kamis pekan lalu dan baru bakal bertanding lagi Rabu (27/1) yang berarti ia punya waktu nyaris satu pekan untuk beristirahat, memulihkan diri, sekaligus menata fokus dan konsentrasi untuk pertandingan.

Sementara itu Axelsen selalu bermain hingga hari terakhir di dua turnamen yang telah dijalani dan hanya punya waktu jeda dua hari sebelum laga perdana di BWF World Tour Finals. Sedangkan Chou Tien Chen punya jeda waktu tiga hari untuk bersiap ke BWF World Tour Finals.

Dengan kondisi Ginting menghadapi Axelsen di laga perdana, Ginting dibekali waktu istirahat dan persiapan yang lebih baik dibanding sang lawan.

Tunggal putra, Anthony Ginting, tampil di semifinal BATC 2020.Anthony Ginting punya waktu istirahat yang lebih panjang dibanding Axelsen dan Chou Tien Chen. (Dok. PBSI)

Main di tiga turnamen beruntun tentu bakal sangat menguras fisik pemain, terlebih bila ia masuk final di dua turnamen tersebut. Lazimnya yang ada selama ini, pemain biasa bertarung di dua turnamen selama dua pekan beruntun. Turnamen di pekan ketiga secara beruntun tentu bakal menguras tenaga mereka.

Kondisi itu yang membuat Ginting bakal di atas angin bila dibandingkan Axelsen di laga perdana nanti, juga atas Chou Tien Chen.

[Gambas:Video CNN]

Ginting Wajib Meminimalkan Kesalahan

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK