Menpora Bertemu Kapolri, Liga 1 Masih Digodok

CNN Indonesia | Senin, 08/02/2021 15:23 WIB
Kapolri mengungkapkan pihak kepolisian membuka peluang penyelenggaraan kegiatan olahraga di masa pandemi Covid-19. Liga 1 2020 tak selesai, rencana Liga 1 2021 masih belum final. (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pihak kepolisian membuka peluang penyelenggaraan kegiatan-kegiatan olahraga dan kepemudaan selama masa pandemi Covid-19, termasuk Liga 1 dan ajang olahraga lainnya.

Hal tersebut disampaikan Listyo usai melakukan pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di Gedung Mabes Polri, Jakarta pada Senin (8/2).

"Namun demikian tentunya kami juga memahami bahwa kegiatan-kegiatan yang bersifat kepemudaan dan olahraga tentunya menjadi perhatian karena memang di beberapa negara kegiatan-kegiatan tersebut sudah dilaksanakan," kata Kapolri kepada wartawan usai pertemuan tersebut.


Listyo mengatakan pihaknya masih akan melakukan pertemuan lanjutan dengan pihak Kementerian untuk membahas hal-hal teknis terkait dengan kegiatan kepemudaan dan olahraga tersebut.

Dia menegaskan bahwa nantinya pun akan dirumuskan kesepakatan-kesepakatan dengan pihak terkait yang tidak dapat dilanggar dalam gelaran kegiatan olahraga di masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Tentunya perlu ada kesepakatan-kesepakatan, kesepakatan yang apabila kemudian itu dilanggar itu akan berdampak kepada terlaksananya kegiatan tersebut. Ini yang nanti tentunya akan kita bicarakan secara detil dan intensif," ucapnya lagi.

Pemain PSIS Semarang Rio Saputro (kanan) menghadang pemain Persipura Sylvano Comvalius (kiri) pada pertandingan pekan pertama Shopee Liga 1 2020 di Stadion Klabat, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (1/3/2020). Persipura menang atas PSIS Semarang dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Adwit B Pramono/wsj.Liga 1 2020 berhenti di tengah jalan karena Covid-19. (ANTARA FOTO/ADWIT B PRAMONO)

Listyo mengakui bahwa selama masa pandemi Covid-19, pemerintah juga perlu memberi ruang bagi terlaksananya kegiatan-kegiatan kepemudaan. Hanya saja, hal tersebut perlu diikuti dengan penerapan Protokol kesehatan.

"Oleh karena itu kami tadi sudah beli berdiskusi dan kemudian tentunya kami dari kepolisian membuka ruang untuk dibicarakan lebih lanjut terkait dengan hal-hal yang perlu disiapkan," kata Listyo.

"Jadi itu tentunya yang ke depan kita akan laksanakan dan nanti akan diinformasikan lebih lanjut Bagaimana aturan mainnya," tegasnya lagi.

[Gambas:Video CNN]

Dalam konferensi pers tersebut, Zainudin pun menegaskan bahwa pihak Kementerian bakal menjalin komunikasi lanjutan dengan Polri sebagai salah satu instansi negara yang bertugas dalam ranah penegakan hukum.

Namun demikian, dia tak merincikan lebih lanjut terkait kegiatan-kegiatan olahraga yang direncanakan untuk digelar selama masa pandemi Covid-19 saat ini.

"Kami juga tidak lupakan kegiatan masyarakat khususnya di tempat kami, kegiatan Kepemudaan dan Olahraga. Maka saya sampaikan ke pak Kapolri untuk cari jalan keluar yang terbaik. penerapan prokes secara disiplin dan ketat," ucap dia dalam koferensi pers tanpa tanya jawab itu.

Sebagai informasi, salah satu kegiatan olahraga yang banyak dinantikan untuk digelar adalah Liga 1.

GIF Banner Promo Testimoni

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menuturkan bahwa dalam waktu dekat polisi memberikan kepastian soal izin Liga 1, kemungkinan besar bakal disertai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Izin resmi kemungkinan baru akan dikeluarkan tidak jauh jelang Liga 1 dimulai yang direncanakan setelah lebaran atau awal Juni mendatang.

"Isunya kan liga dimulai habis lebaran. Jadi syarat dan ketentuan yang berlaku itu sambil melihat perkembangan Covid-19 sekitar Mei. Sebab kita tidak ada yang tahu akan seperti apa nanti kan?" kata dia awal Februari lalu.

(mjo/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK