ANALISIS

Chelsea di Atas Angin, Liverpool di Tepi Jurang

Surya Sumirat, CNN Indonesia | Kamis, 08/04/2021 19:12 WIB
Chelsea jadi tim yang paling di atas angin dalam memperebutkan tiket semifinal Liga Champions setelah hasil leg pertama babak perempat final. Chelsea diunggulkan lolos ke semifinal. (REUTERS/DAVID KLEIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Chelsea jadi tim yang paling di atas angin dalam memperebutkan tiket semifinal Liga Champions setelah hasil leg pertama babak perempat final.

Sedangkan Liverpool dan Bayern Munchen jadi tim unggulan dengan tantangan yang lebih berat guna bisa lolos ke babak berikutnya.

Sejumlah kejutan terjadi di leg pertama babak perempat final Liga Champions pada pekan ini. Chelsea menang meyakinkan 2-0 atas FC Porto dalam laga tandang di Stadion Ramos Sanchez Pizjuan, Kamis (8/4) dini hari WIB.


Selain itu, Paris Saint-Germain (PSG) mengalahkan juara bertahan Bayern Munchen lewat kemenangan tipis 3-2 di Allianz Arena. Kemenangan tersebut jelas menguntungkan Chelsea dan PSG pada leg kedua, pekan depan.

Berdasarkan hitung-hitungan di atas kertas, Chelsea jadi tim yang paling layak diunggulkan melaju ke babak semifinal usai kemenangan 2-0 di leg pertama.

Kondisi tersebut tidak lepas dari performa apik The Blues selama dilatih Thomas Tuchel. Di tangan pelatih asal Jerman itu, Chelsea hanya satu kali kalah dalam 16 pertandingan di semua ajang.

Yang paling terbaru, Tuchel sukses meningkatkan motivasi para pemainnya ketika melawan Porto di leg pertama perempat final setelah kalah 2-5 dari West Bromwich Albion di Liga Inggris.

Soccer Football - Champions League - Quarter Final First Leg - Bayern Munich v Paris St Germain - Allianz Arena, Munich, Germany - April 7, 2021 Paris St Germain's Marquinhos celebrates scoring their second goal REUTERS/Kai PfaffenbachPSG pantang jemawa untuk leg kedua. (REUTERS/KAI PFAFFENBACH)

Dengan kemenangan 2-0 maka langkah Chelsea bisa lebih ringan menatap leg kedua di tempat yang sama. Untuk bisa lolos ke semifinal, Porto juga minimal harus menang 3-0 atas Chelsea.

PSG jadi tim lain yang memiliki keuntungan saat melakoni leg kedua di kandang sendiri. Setelah menang 3-2 di kandang lawan, semestinya Les Parisiens tidak perlu bersusah payah guna menahan hasil akhir pertandingan tetap imbang.

[Gambas:Video CNN]

Akan tetapi, Bayern bukan tim biasa di Eropa terutama di Liga Champions. Berdasarkan hasil leg pertama, PSG sedikit terbantu dengan performa apik kiper Keylor Navas yang membuat 10 penyelamatan dari 12 percobaan on target Die Roten.

Tanpa penampilan gemilang Navas, gawang PSG berpotensi bobol lebih dari dua gol yang dicetak Eric Choupo-Moting dan Thomas Muller.

Banner Video Highlights MotoGP 2021

PSG tetap perlu waspada, terutama meningkatkan kesolidan dalam bertahan. Pasalnya, 31 tembakan yang dilepaskan Munchen di leg pertama, menunjukkan masih ada celah di pertahanan PSG yang dimanfaatkan tim lawan.

Munchen tidak akan kesulitan melawan PSG yang memiliki kondisi terbaik. Tanpa sejumlah pemain andalan seperti Robert Lewandowski dan Serge Gnabry, Die Roten seharusnya bisa menang.

Soccer Football - Champions League - Quarter Final First Leg - Bayern Munich v Paris St Germain - Allianz Arena, Munich, Germany - April 7, 2021 Bayern Munich's Thomas Muller celebrates scoring their second goal with Eric Maxim Choupo-Moting REUTERS/Kai PfaffenbachBayern perlu lebih tajam dalam penyelesaian akhir di leg kedua nanti. (REUTERS/KAI PFAFFENBACH)

Akan tetapi, PSG lebih jeli dalam memanfaatkan peluang. Itu dibuktikan dengan empat percobaan on target yang berujung tiga gol. Sementara itu, setiap peluang gol Bayern lebih banyak buntu karena aksi gemilang keylor Navas.

Di leg kedua nanti, Munchen tampaknya masih belum bisa diperkuat Lewandowski, Gnabry, atau Douglas Costa. Tanpa sejumlah pemain yang jadi andalan di musim lalu, Munchen bisa mengevaluasi performa mereka di leg pertama.

Pelatih Hansi Flick hanya perlu mempertahankan atau sedikit meningkatkan performa apik mereka seperti di leg pertama, terutama dalam penyelesaian akhir, sembari berharap Navas tidak segemilang pertemuan sebelumnya.

Karena jika harus mengharapkan rekor pertemuan, Bayern kalah telak. Dalam empat pertandingan sebelumnya melawan PSG di Paris, Bayern selalu kalah dan hanya bisa mencetak satu gol, dengan kebobolan 9 gol.

Tugas Berat Liverpool di Anfield

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK