Shin Tae Yong Kritik Kebiasaan Lambat Pemain Indonesia

CNN Indonesia | Selasa, 13/04/2021 09:06 WIB
Shin Tae Yong melontarkan kritik mengenai pemain-pemain Indonesia yang terbiasa lambat ketika sedang berbincang bersama Asnawi Mangkualam. Shin Tae Yong menilai pemain-pemain Indonesia terlalu lambat. (dok. PSSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Shin Tae Yong melontarkan kritik mengenai pemain-pemain Indonesia yang terbiasa lambat ketika sedang berbincang bersama Asnawi Mangkualam.

Pelatih Timnas Indonesia itu bertemu Asnawi setelah pertandingan Ansan Greeners vs Jeongnam Dragons dalam lanjutan K-League 2, Minggu (11/4).

Shin Tae Yong mengingatkan Asnawi, yang kini bermain di Ansan, agar bisa beradaptasi dengan cara hidup serba cepat di Korea Selatan.


"Jika Anda pergi ke suatu negara, Anda harus mempelajari budaya negara itu dengan cepat dan mempelajari gaya hidup masyarakat. Secara khusus Anda harus membiasakan diri dengan budaya cepat di Korea," tutur Shin Tae Yong.

Mantan pemain dan pelatih timnas Korea Selatan itu pun memberi contoh bagaimana perbedaan pemain-pemain Indonesia dan Korea Selatan.

"Kata yang selalu saya ucapkan di Indonesia adalah 'cepat'. Di Korea persiapan latihan membutuhkan waktu tiga menit, sedangkan di Indonesia persiapan latihan membutuhkan waktu 15 menit. Ini sangat lambat, bisa membuat orang jadi gila," sambungnya seperti dikutip dari Sports-G

[Gambas:Video CNN]

Sementara nasihat khusus untuk Asnawi yang diberikan Shin Tae Yong adalah mengenai stamina yang berkaitan erat dengan performa di lapangan.

Petuah lain yang diberikan Shin Tae Yong kepada Asnawi adalah perihal stamina yang memiliki kaitan erat dengan performa di lapangan.

"Kamu harus meningkatkan stamina dengan begitu kamu bisa turun dan membantu pertahanan. Secara fisik memang harus berkembang," ucap Shin Tae Yong sebelum berpisah dengan Asnawi.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Shin Tae Yong saat ini masih berada di Korea Selatan setelah menjalani proses pemulihan kondisi fisik selepas terpapar virus corona di Jakarta pada pertengahan Maret.

Pelatih yang dikontrak PSSI sejak akhir 2019 itu akan kembali ke Indonesia pada 2 Mei sebelum Timnas Indonesia melakukan persiapan jelang kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan berlangsung Juni.

(nva/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK