Alasan Catur Masuk Kategori Olahraga

jun, CNN Indonesia | Selasa, 13/04/2021 23:37 WIB
Berikut alasan catur masuk kategori olahraga versi Sesmenpora Gatot S Dewa Broto dan Ketua KOI Raja Sapta Oktohari. Catur masuk kategori cabang olahraga. (Foto: jarmoluk/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sesmenpora Gatot S Dewa Broto dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC) Raja Sapta Oktohari memiliki pandangan sendiri terkait alasan catur masuk kategori olahraga.

Gatot mengaku tidak tahu persis kapan catur dipastikan sebagai cabang olahraga. Tapi, ia meyakini ada sejarah panjang sampai akhirnya catur disejajarkan dengan olahraga lain.

Terlebih sejauh ini tidak pernah ada gugatan internasional terhadap cabor tersebut sehingga pemerintah pun memberikan perizinan.


"Catur memenuhi tiga kriteria sebagai cabang olahraga; ada kompetisi, persiapan untuk menjadi seorang pecatur profesional, dan persiapan olah tubuh juga. Kalau tidak ada pemanasan, sulit berjam-jam main catur. Bahkan malah berpotensi menimbulkan penyakit," terang Gatot.

Gatot menjelaskan, olahraga tak serta merta dikonotasikan head to head karena karakternya berbeda satu sama lain.

"Olahraga jangan dikonotasikan head to head harus sama karakter. Satu sama lain beda, seandainya ada mirip-mirip seperti bulutangkis sama tenis itu mereka satu keluarga. Tapi bulutangkis dan sepak bola beda," kata Gatot.

Sementara Okto Sapta menyebut catur merupakan olahraga spesial. Secara kasat mata memang tidak ada aktivitas fisik berlebihan namun diyakini melibatkan olah otak.

"Catur itu kan olahraga strategi. Kalau di beberapa negara tertentu, catur olahraga yang spesial banget, terutama di Rusia," kata Okto.

Lebih lanjut Okto mengatakan, di Indonesia catur lebih dikenal sebagai olahraga masyarakat. Sebab, hampir di seluruh tingkatan kelompok masyarakat catur selalu ada.

[Gambas:Video CNN]

Kondisi tersebut dikatakan Okto bisa mempermudah pencarian bibit-bibit berbakat untuk ditempa menjadi pecatur profesional. Sebab, catur dianggap sebagai olahraga yang sangat mudah dimainkan oleh siapa saja, di mana saja dan kapanpun.

Namun, untuk level profesional atlet Indonesia juga cukup dikenal lewat prestasinya, seperti Grand Master (GM) Utut Adianto, GM Susanto Megaranto, WGM Irene Kharisma Sukandar, WGM Medina Warda Aulia dan Internasional Master Chelsie Monica Ignesias Sihite. Tinggal proses pembinaannya saja yang harus bisa lebih diperhatikan oleh pengurus cabor, dalam hal ini Percasi.

Menurut Okto, masing-masing cabor punya strategi sendiri buat melakukan pembinaan. Pengurus cabor lebih paham karena yang mereka sendiri yang mendalami dan fokus atas prestasi cabor.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

"Kami hargai semua yang dilakukan Percasi. Kadang memang muncul yang unik karena prestasi hadir bisa dari perencanaan yang matang kebetulan atau tiba-tiba muncul. Kami berharap Percasi bisa profesional dalam merencanakan program latihan sehingga bisa meningkatkan prestasi catur Indonesia di dunia."

"Fenomena Dewa Kipas kemarin kadang perlu supaya menjadi trigger-trigger untuk menaikkan olahraga tertentu. Sebelum cerita Dewa Kipas itu tidak ada hal signifikan yang didengar dari catur, tapi setelah itu baru ramai. Kadang perlu ada yang unik untuk jadi trigger," ungkap Okto.

(TTF/jun)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK