Ronaldo Diejek Usai Buat Juventus Kebobolan

CNN Indonesia | Kamis, 22/04/2021 07:49 WIB
Bintang Juventus Cristiano Ronaldo diejek karena menjadi penyebab timnya kebobolan dari Parma dalam pertandingan Liga Italia, Kamis (22/4) dini hari WIB. Cristiano Ronaldo dibully usai menjadi penyebab kebobolan Juventus dari Parma. Foto: REUTERS/ALBERTO LINGRIA
Jakarta, CNN Indonesia --

Bintang Juventus Cristiano Ronaldo diejek karena menjadi penyebab timnya kebobolan dari Parma dalam pertandingan Liga Italia, Kamis (22/4) dini hari WIB.

Juventus tertinggal lebih dulu lewat gol tendangan bebas Gaston Brugman pada menit ke-25 sebelum Bianconeri mencetak tiga gol balasan untuk menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1 atas Parma.

Namun, Ronaldo dibully setelah menjadi penyebab gol Parma. Ronaldo yang menjadi pagar betis tampak seperti penakut dengan memilih menutup mata dan tidak melompat saat bola tendangan bebas dilepaskan Gaston Brugman.


Akibatnya, bola sepakan Brugman meluncur di atas kepala Ronaldo dan masuk ke gawang Juventus.



Ini bukan kali pertama Ronaldo menjadi penyebab kebobolan timnya dalam situasi tendangan bebas.

Saat menghadapi Porto di Liga Champions bulan lalu, Juventus juga kebobolan lewat tendangan bebas Sergio Oliviera setelah Ronaldo yang menjadi pagar betis memilih untuk membalikkan badannya dan tidak melompat.

Gol tersebut sangat penting untuk membawa Porto menyingkirkan Juventus dari Liga Champions.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

Kekurangan ini membuatJuventus didesak untuk melepas bintang timnas Portugal tersebut. Namun, pelatih Juventus Andrea Pirlo tidak mau memikirkan hal tersebut.

"Kami tidak memikirkannya, dia memiliki sisa satu tahun di kontraknya dan kami senang dia bisa terus bermain untuk kami. Kami fokus pada musim ini dan kami ingin menyimpulkannya dengan cara terbaik. Dia mengalami musim yang hebat dan tahun lalu dia menjalani musim yang benar-benar hebat," kata Pirlo usai pertandingan dikutip dari Talk Sport.

[Gambas:Video CNN]



(sry)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK