Kebutuhan Kontingen Indonesia di Olimpiade Rp38 Miliar

CNN Indonesia | Rabu, 05/05/2021 21:36 WIB
Sekjen KOI atau NOC Indonesia, Ferry Kono, menyebut kebutuhan anggaran kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 sebesar Rp35-Rp38 miliar. Eko Yuli, salah satu atlet Indonesia yang dipastikan tampil di Olimpiade 2020. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekjen Komite Olimpiade Indonesia atau National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Ferry Kono, menyebut kebutuhan anggaran untuk kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 sebesar Rp35-Rp38 miliar.

Jumlah tersebut sudah termasuk dengan akumulasi tiket pesawat kelas bisnis pulang dan pergi yang diperuntukkan khusus bagi atlet Merah Putih.

"Kualifikasi Olimpiade kan masih berlangsung. Asumsi kami jika banyak yang lolos kualifikasi artinya membutuhkan bujet kurang lebih Rp 38 miliar, tetapi jika sedikit yang lolos berarti ada di batas bawah yaitu Rp 35 miliar," kata Ferry dalam rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (5/5).


Ferry menambahkan, NOC Indonesia masih perlu berdiskusi lebih lanjut dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait fasilitas tiket pesawat kelas bisnis bagi atlet Olimpiade karena cabang olahraga bulu tangkis dan angkat besi berencana berangkat lebih dulu pada 9 Juni guna keperluan training camp (TC) di Jepang.

Terlebih, TC di Jepang yang digelar kedua cabor itu menggunakan dana dari Kemenpora. Apabila memungkinkan, atlet Olimpiade yang berangkat lebih dulu bisa mendapat fasilitas kelas bisnis dengan menggunakan dana kontingen.

"Jika tidak bisa, mereka akan berangkat dengan kelas ekonomi tetapi pulang dari Olimpiade menggunakan kelas bisnis," imbuhnya Ferry.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, NOC berencana menerbitkan Surat Keputusan (SK) Tim Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2020 Tokyo pada pekan ini. SK tersebut membuat Tim CdM langsung dapat bergerak maksimal menyiapkan kebutuhan Tim Merah Putih menuju Negeri Sakura

Penerbitan SK tersebut merupakan kelanjutan dari penunjukkan CdM Kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2020 Tokyo Rosan P Roeslani pada akhir Desember 2019.

"NOC Indonesia akan mengeluarkan SK Tim CdM Tahap Awal yang beranggotakan 10 orang, sehingga mereka bisa langsung bekerja mulai pekan depan," terangnya.

Banner Video Highlights MotoGP 2021

Ferry menjelaskan anggota Tim CdM masih akan bertambah. Sebab, perwakilan NOC Indonesia belum diikutsertakan dalam SK Tim CdM Tahap Awal.

"Kami masih menghitung berapa orang yang akan bergabung di SK Tim CdM, yang jelas dari NOC Indonesia jumlahnya terbatas karena situasinya pandemi. Kami juga akan memasukkan pihak KBRI di Tokyo dalam SK Tim CdM guna memudahkan koordinasi persiapan. Termasuk WNI di Tokyo atau mungkin TKI yang mungkin bisa membantu support makanan," tutup Ferry.

(TTF/nva)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK