PROFIL TIM EURO 2020

Revolusi Slovakia di Tangan Stefan Tarkovic

CNN Indonesia | Jumat, 11/06/2021 12:19 WIB
Revolusi ala Stefan Tarkovic di timnas Slovakia mulai membuahkan hasil sehingga lolos ke Euro 2020. Timnas Slovakia bisa jadi kuda hitam di Euro 2020. (AFP/JACK GUEZ)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Slovakia tampil di Euro 2020 (Euro 2021) berkat Stefan Tarkovic. Lelaki 48 tahun ini membuat revolusi kecil di internal Slovakia sejak menjadi caretaker.

The Falcons, julukan timnas Slovakia, mendapat tiket Piala Eropa 2020 lewat babak play-off. Mereka menyingkirkan Republik Irlandia lewat adu penalti dan menghentikan Irlandia Utara dengan skor 2-1 lewat laga 120 menit.

Dalam laga melawan Irlandia Utara inilah Tarkovic datang. Ia ditunjuk menjadi pelatih sementara, menggantikan Pavel Hapal yang dipecat. Target dari federasi Slovakia tegas, yakni meraih tiket Piala Eropa. Target tercapai dan kontrak permanen didapat hingga akhir 2021.


Perjalanan awal Tarkovic sebagai pelatih kepala Slovakia tak mulus. Pengalaman 5 tahun menjadi asisten pelatih Slovakia (2013-2018) tak membuatnya mudah membuat gebrakan. Revolusi filosofi permainan yang diinginkannya tak langsung moncer.

Sepanjang 2020, rapor Slovakia merah. Dari 8 pertandingan, Marek Hamsik dan kawan-kawan menelan 4 kekalahan, 2 kali imbang dan menang. Adapun pada 2021, dari 3 pertandingan berakhir meraih 1 kemenangan, imbang, dan kalah.

Namun, Tarkovic menyebut revolusi kecilnya itu mulai berfungsi. Ia pun mengatakan Slovakia akan bersaing di Grup E kejuaraan kontinental 4 tahunan ini dengan visi tegas. Tarkovic hanya memanggil pemain yang kondisinya prima.

Dalam daftar 24 pemain yang dipanggil Tarkovic untuk Piala Eropa 2020, hanya 10 nama yang merupakan bagian dari skuad Piala Eropa 2016. Tarkovic tak peduli dengan anggapan pemain kaya pengalaman disingkirkan.

Feyenoord's Dutch defender Kevin Diks (R) fights for the ball with Napoli's midfielder from Slovakia Marek Hamsik during the UEFA Champion's League Group F football match Napoli vs Feyenoord Rotterdam on September 26, 2017 at the San Paolo stadium in Naples. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP)Marek Hamsik akan jadi andalan Slovakia di Euro 2020. (Filippo MONTEFORTE / AFP)

Ke-10 veteran Piala Eropa 2016 itu adalah Peter Pekarik, Vladimir Weiss, Ondrej Duda, Patrik Hrosovsky, Milan Skriniar, Tomas Hubocan, Marek Hamsik, Juraj Kucka, Robert Mak, dan Michal Duris.

Untuk penjaga gawang, Tarkovic memanggil tiga kiper yang statistik penampilannya pada musim ini tak menonojol: Martin Dubravka, Marek Rodak, dan Dusan Kuciak. Namun, kualitas ketiganya dianggap paling memenuhi syarat.

Dari sisi pertahanan pun demikian. Hanya Milan Skriniar, yang punya jam terbang tinggi bersama Inter Milan di Serie A 2020/2021. Sisanya, 6 pemain, hanya jadi pelengkap klubnya masing-masing.

Karena tak banyak memanggil bek, Tarkovic menumpuk gelandang multiposisi. Sayangnya, dari 12 pemain yang dipanggil, juga tak tampil dominan bersama klub, termasuk Marek Hamsik. Hanya Ondrej Duda yang jadi tulang punggung klub, FC Koln di Bundesliga 2020/2021.

Tiga striker yang dipanggil: Michal Duris, Robert Bozenik, dan David Strelec, pun tak punya rapor tajam. Ketiganya hanya penyerang cadangan di klubnya masing-masing.

Inilah yang membuat publik Slovakia bertanya-tanya. Mereka bingung mengapa revolusi ini dilakukan saat tampil di Euro 2020. Tarkovic tak peduli dengan sindiran keraguan, sebab ia punya rencana yang matang.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

"Setiap orang dengan performa yang diperlukan punya hak untuk membela tim nasional. Saya tidak membagi mereka menjadi lebih muda dan lebih tua," kata Tarkovic beralasan soal pilihan pemain, dilansir dari Futbal SFZ.

Revolusi Tarkovic bersama Slovakia bakal menghadapi adangan dari tim-tim berat di Grup E Euro 2020 mulai dari Polandia (14/6), Swedia (18/6), serta Spanyol (23/6).

Daftar Pemain Skuad Slovakia di Euro 2020

Kiper: Martin Dúbravka (Newcastle), Dušan Kuciak (Lechia Gdańsk), Marek Rodák (Fulham).

Belakang: Dávid Hancko (Sparta Praha), Tomáš Hubočan (Omonoia), Martin Koscelník (Liberec), Peter Pekarík (Hertha Berlin), Ľubomír Šatka (Lech Poznań), Milan Škriniar (Inter Milan), Martin Valjent (Mallorca), Denis Vavro (Huesca).

Tengah: László Bénes (Augsburg), Ondrej Duda (Köln), Ján Greguš (Minnesota), Marek Hamšík (IFK Göteborg), Lukáš Haraslín (Sassuolo), Jakub Hromada (Slavia Praha), Patrik Hrošovský (Genk), Juraj Kucka (Parma), Stanislav Lobotka (Napoli), Tomáš Suslov (Groningen), Vladimír Weiss (Slovan Bratislava).

Depan: Róbert Boženík (Feyenoord), Michal Ďuriš (Omonoia), Róbert Mak (Ferencváros), Ivan Schranz (Jablonec).

[Gambas:Video CNN]

(abd/jun)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK