Belal Muhammad Bakal Kibarkan Bendera Palestina di UFC 263

CNN Indonesia | Kamis, 10/06/2021 23:13 WIB
Petarung kelas welter UFC, Belal Muhammad, berencana mengibarkan bendera Palestina seusai pertarungan melawan Demian Maia. Belal Muhammad berniat mengibarkan bendera Palestina di octagon UFC. (Getty Images via AFP/MICHAEL REAVES)
Jakarta, CNN Indonesia --

Petarung kelas welter UFC, Belal Muhammad, berencana mengibarkan bendera Palestina seusai pertarungan melawan Demian Maia.

Belal akan menghadapi Maia di UFC 263 yang akan berlangsung Minggu (13/6) pagi waktu Indonesia barat.

Petarung peringkat 12 di divisi kelas welter UFC tersebut ingin meraih kemenangan atas Maia agar bisa mengibarkan bendera Palestina.


"Bagi saya sekarang, saya memiliki suara bagi yang tertindas. Tidak ada banyak atlet Palestina yang memiliki panggung untuk mengibarkan bendera. Sekarang, khususnya saat ini, saya ingin mengibarkan bendera setinggi-tingginya untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kami ada, kami adalah sebuah negara, dan ada orang-orang di sana," ujar Belal dikutip dari Arab News.

"Bagi saya ini besar artinya, Anda bertarung demi tujuan yang lebih besar, sekarang saya punya suara untuk orang-orang yang tak didengar, untuk orang-orang yang ingin dilupakan dunia. Jadi saya akan tetap berupaya, meningkatkan moril, meninggikan hati mereka, saya akan melakukan apa yang saya bisa," sambungnya.

[Gambas:Video CNN]

Belal begitu berambisi mengangkat harkat Palestina karena memiliki orang tua yang berasal dari negara tersebut. Sementara Belal sendiri lahir dan besar di Amerika Serikat.

Untuk memastikan kemenangan atas Maia bukan hal mudah. Kendati Maia sudah berusia 43, petarung asal Brasil itu punya pengalaman panjang. Bahkan pernah tampil dalam dua perebutan sabuk juara.

Maia saat ini menghuni peringkat ke-10 di kelas welter atau lebih baik dua peringkat ketimbang Belal.

Banner Video Highlights MotoGP 2021

Maia sudah 38 kali bertarung dengan meraih 28 kemenangan dan 10 kali kalah. Pertarungan terakhir di UFC ditandai kekalahan dari Gilbert Burns pada Maret 2020.

Sementara Belal mengantongi rekor tarung 18 kali menang, tiga kali kalah dan sekali no contest. Pertarungan terakhir Belal berakhir no contest setelah insiden colokan mata yang tidak disengaja oleh Leon Edwards pada Maret lalu.

Duel Belal vs Maia di UFC 263 masuk dalam jajaran main card bersama partai utama Israel Adesanya vs Marvin Vettori.

(nva/jal)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK