Persis Pilih Fokus ke Liga 2 di Tengah Kasus Michelle Kuhnle

CNN Indonesia | Senin, 21/06/2021 19:31 WIB
Persis Solo memilih fokus pada persiapan kompetisi Liga 2 2021 dibanding membahas panjang lebar kasus Michelle Kuhnle. Persis Solo fokus dalam persiapan tampil di Liga 2 2021. (Dok. Persis Solo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Persis Solo memilih fokus pada persiapan kompetisi Liga 2 2021 dibanding membahas panjang lebar kasus Michelle Kuhnle, mantan humas mereka yang sudah dilaporkan ke polisi.

Menurut Media Officer Persis, Bryan Barcelona, perwakilan dari HRD (Human Resources Development) klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu sudah memenuhi panggilan Departemen Tenaga Kerja Solo.

"Tadi pagi perwakilan HRD kami sudah ke Depnaker memenuhi panggilan. Ya, kami akan ikuti prosedurnya. [Kasus ini] tidak mengganggu tim dalam persiapan ke Liga 2," kata Bryan kepada CNNIndonesia.com, Senin (21/6).


Polemik klub yang dimiliki Kaesang Pangarep, putra Presiden RI Joko Widodo, bermula setelah memecat Michelle Kuhnle dari jabatan humas.

Michelle didepak setelah dua bulan bekerja. Dalam penuturannya, Michelle mengaku dipecat secara sepihak manajemen Persis tanpa peringatan lebih dulu, seperti yang tertuang dalam surat perjanjian kerja yang ditandatanganinya.

Tak hanya itu, Michelle mengatakan mendapatkan gaji yang lebih kecil dari yang pernah dijanjikan manajemen Persis kepadanya.

[Gambas:Instagram]

Hal itu yang akhirnya membawa Michelle melaporkan Persis ke Disnaker Solo karena dianggap telah melakukan pelanggaran terhadap pasal 153 ayat 1 huruf I, pasal 151 ayat (2) Undang-Undang Cipta Kerja.

Dalam pasal 153 ayat 1 huruf I disebutkan pengusaha dilarang melakukan pemutusan hubungan kerja kepada pekerja/buruh dengan alasan, (I) berbeda paham, agama, aliran politik, suku, warna kulit, golongan, jenis kelamin, kondisi fisik atau status perkawinan. Sedangkan di pasal 151 ayat (2) dijelaskan bahwa jika PHK tidak dapat dihindari, pengusaha harus memberitahukan alasannya kepada pekerja/buruh.

"Ya, kami klarifikasi ke Depnaker. Langkah selanjutnya menunggu saja. Kalau ada mediasi dari Depnaker ya kami turuti," ujar Bryan melalui pesan singkat.

Banner Euro 2020

Lantaran polemik yang makin panas, Persis kemudian melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Namun, pihak Persis enggan menjelaskan lebih rinci terkait laporan tersebut.

"Kami tidak bisa komentar banyak soal ini, karena sudah diproses kuasa hukum. Cuma kami berusaha memenuhi panggilan dari Depnaker dan sudah kami jelaskan di sana. Terima kasih," tegas Bryan.

[Gambas:Video CNN]

(ttf/har)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK