Calon Rekor Hendra Setiawan di Olimpiade yang Sulit Pecah

CNN Indonesia | Kamis, 22/07/2021 12:07 WIB
Hendra Setiawan berpeluang menciptakan rekor di Olimpiade Tokyo 2020 yang akan sulit dipecahkan dalam cabang badminton Olimpiade. Hendra Setiawan berpeluang menciptakan rekor luar bisa di Olimpiade Tokyo 2020. (AFP/GOH CHAI HIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hendra Setiawan berpeluang menciptakan rekor di Olimpiade Tokyo 2020 yang akan sulit dipecahkan dalam cabang badminton Olimpiade.

Hendra akan melakoni Olimpiade ketiganya setelah tampil di Olimpiade Beijing 2008 dan Olimpiade Rio 2016. Tampil bersama Mohammad Ahsan, Hendra berstatus unggulan kedua pada nomor ganda putra bulutangkis Olimpiade Tokyo.

Dikutip dari situs resmi BWF, Hendra bukan satu-satunya atlet badminton di Olimpiade Tokyo yang merupakan alumni dari Olimpiade Beijing. Masih ada nama Raul Must (Estonia), Pablo Abian (Spanyol), Kevin Cordon (Guatemala) dan Tien Minh Nguyen (Vietnam).


Namun, Hendra merupakan satu-satunya pebulutangkis di Olimpiade Tokyo yang mampu meraih medali pada Olimpiade 2008. Ketika itu atlet badminton 36 tahun itu merebut medali emas bersama mendiang Markis Kido usai mengalahkan Cai Yun/Fu Haifeng dari China.

Setiwan Hendra (R) and Kido Markis of Indonesia play against Koo Kien Keat and  Tan Boon Heong of Malaysia in the men's doubles quarter final badminton match of the 2008 Beijing Olympic Games, at the Beijing University of Technology Gymnasium in Beijing on August 13, 2008. Setiwan and Kido won the match 21-19, 21-12.   AFP PHOTO/Indranil MUKHERJEE (Photo by INDRANIL MUKHERJEE / AFP)Hendra Setiawan dan Markis Kido ketika tampil di Olimpiade Beijing 2008. (INDRANIL MUKHERJEE / AFP)

Situs BWF melansir, Hendra berpeluang menciptakan rekor luar biasa yang sulit atau bahkan mustahil dipecahkan. Jika sukses meraih medali di Olimpiade Tokyo, Hendra akan menjadi atlet badminton pertama yang mampu merebut medali Olimpiade dalam rentang waktu 13 tahun.

Pandemi Covid-19 membuat Olimpiade Tokyo diundur satu tahun. Kondisi itu membuat pebulutangkis-pebulutangkis lain harus melalui lima edisi Olimpiade untuk bisa memecahkan rekor rentang waktu 13 tahun meraih medali yang bisa dilakukan Hendra di Olimpiade Tokyo.

Banner Live Streaming MotoGP 2021

"Pencapaian podium akan memberi [Hendra] keabadian bulutangkis, karena itu adalah prestasi yang tidak mungkin ditandingi. Pandemi global Covid-19 melahirkan jarak lima tahun yang aneh antara Olimpiade [Rio 2016] dan ini [Tokyo 2020], dan itu berarti bagi seorang pebulutangkis untuk memecahkan rekor perolehan medali Setiawan dalam selisih 13 tahun, mereka mungkin perlu lolos ke lima edisi Olimpiade," tulis BWF.

BWF juga menyebut torehan medali emas di Olimpiade Tokyo akan terasa indah bagi Hendra Setiawan. Raihan itu akan jadi penghormatan untuk Markis Kido yang meninggal pada 14 Juni lalu.

[Gambas:Video CNN]

(har)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK