Pemain Timnas Indonesia U-23, Asnawi Mangkualam bisa bermain di banyak posisi. (Arsip PSSI)
Jakarta, CNN Indonesia --
Timnas Indonesia U-23 akan bermain di babak KualifikasiPiala Asia U-232022 pada akhir Oktober mendatang. Berikut lima pemain serba bisa Timnas Indonesia U-23.
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae Yong memboyong 30 pemain ke Tajikistan, tempat berlangsungnya Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Dari nama-nama pemain yang dibawa terdapat beberapa nama yang baru saja memperkuat Timnas Indonesia di play off Kualifikasi Piala Asia 2023.
Para pemain itu yakni Asnawi Mangkualam, Rachmat Irianto, Witan Sulaeman, Ernando Ari, Hanis Saghara, hingga Ramai Rumakiek.
Asnawi dkk dikombinasikan dengan pemain-pemain muda yang tampil apik di Liga 1 2021 seperti Beckham Putra Nugraha dan Muhammad Riyandi hingga penggawa Kelantan FC, Natanael Siringo-ringo.
Dalam daftar 30 pemain yang dibawa Shin Tae Yong juga terdapat segelintir pemain yang bisa bermain di beberapa posisi berbeda. Berikut lima pemain serba bisa di Timnas Indonesia U-23:
1. Asnawi Mangkualam
Asnawi jadi satu-satunya pemain Timnas Indonesia U-23 yang cakap bermain di empat posisi berbeda. Meski berposisi asli sebagai bek kanan, Asnawi bisa dengan baik berperan sebagai wing back, gelandang bertahan, hingga penyerang sayap.
Kemampuan Asnawi bermain sebagai wing back dan penyerang sayap makin terasah bersama Ansan Greeners. Pemain berusia 22 itu kerap dimainkan di dua posisi tersebut selain tentunya sebagai bek kanan.
Sedangkan posisi gelandang bertahan bisa diperankan dengan baik oleh Asnawi dalam dua pertandingan Timnas Indonesia pada play off Kualifikasi Piala Asia 2023. Asnawi lebih banyak berperan di lini tengah karena diplot sebagai false full back oleh pelatih Shin Tae Yong ketika menyingkirkan Taiwan.
2. Witan Sulaeman
Pemain Lechia Gdansk ini masuk kategori pemain serba bisa lainnya di Timnas Indonesia U-23. Witan bisa beroperasi sebagai gelandang serang maupun penyerang sayap.
Witan sebenarnya berposisi asli sebagai gelandang serang. Namun, belakangan peran itu mulai ditinggalkan dan ia lebih banyak ditugaskan sebagai penyerang sayap di level timnas kelompok umur dan senior maupun klub.
Witan adalah pemain yang memiliki kecepatan, visi permainan bagus, dan insting gol yang cukup baik. Hal itu diperlihatkan Witan saat mencetak gol penutup Timnas Indonesia saat menang 3-0 atas Taiwan pada leg kedua play off Kualifikasi Piala Asia 2023.
Baca artikel ini di halaman selanjutnya...
3. Komang Teguh
Pemuda asal Bali ini bisa berposisi asli sebagai gelandang bertahan. Namun, Komang yang kini memperkuat Borneo FC juga bisa tampil baik jika diplot sebagai bek tengah.
Hal itu diperlihatkan Komang Teguh saat memperkuat Timnas Indonesia U-19 melakoni serangkaian laga uji coba di Kroasia. Pemain kelahiran Denpasar itu tampil lugas baik saat mengisi pos gelandang bertahan maupun saat dimainkan sebagai bek tengah.
Dengan kelebihannya itu, kehadiran Komang akan sangat berguna buat Timnas Indonesia U-23. Kesempatan bermain yang masih minim didapat di Liga 1 2021 bersama Borneo FC tak akan jadi kendala buat Komang Teguh memperlihatkan kemampuan terbaik jika dipercaya tampil sebagai starter.
Ronaldo jadi salah satu pemain muda yang banyak diperbincangkan di seri pertama Liga 1 2021. Hal ini lantaran ia sudah dapat kepercayaan besar dari pelatih Madura United, Rahmad Darmawan meski belum genap berusia 17.
Ronaldo sudah lima kali tampil dari enam laga Madura United di seri pertama. Ia bahkan tercatat tiga kali bermain sebagai starter.
Kepercayaan itu jadi bukti bakat besar yang dimiliki pemain yang bisa bermain sebagai striker dan penyerang sayap ini. Ronaldo dibekali kecepatan dan skill olah bola yang baik.
5. Amiruddin Bagus Kahfi
Nama Bagus Kahfi jelas tak asing buat pencinta sepak bola Indonesia. Sejak kemunculannya di Timnas Indonesia U-16, sosok Bagus Kahfi terus jadi perbincangan.
Keputusan Shin Tae Yong memanggil Bagus Kahfi bakal memperkaya pilihan taktik Timnas Indonesia U-23 di lini depan. Hal ini lantaran Bagus Kahfi bisa bermain di banyak posisi lini depan.
Mental Bagus Kahfi juga bisa dipastikan semakin terasah dengan memperkuat Jong Utrecht. Level kompetitif sepak bola Belanda tentu bakal memberikan keuntungan buat Bagus Kahfi untuk mengeluarkan kemampuan terbaik di Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia U-23 akan bermain di babak KualifikasiPiala Asia U-232022 pada akhir Oktober mendatang. Berikut lima pemain serba bisa Timnas Indonesia U-23.
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae Yong memboyong 30 pemain ke Tajikistan, tempat berlangsungnya Kualifikasi Piala Asia U-23 2022. Dari nama-nama pemain yang dibawa terdapat beberapa nama yang baru saja memperkuat Timnas Indonesia di play off Kualifikasi Piala Asia 2023.
Para pemain itu yakni Asnawi Mangkualam, Rachmat Irianto, Witan Sulaeman, Ernando Ari, Hanis Saghara, hingga Ramai Rumakiek.
Asnawi dkk dikombinasikan dengan pemain-pemain muda yang tampil apik di Liga 1 2021 seperti Beckham Putra Nugraha dan Muhammad Riyandi hingga penggawa Kelantan FC, Natanael Siringo-ringo.
Dalam daftar 30 pemain yang dibawa Shin Tae Yong juga terdapat segelintir pemain yang bisa bermain di beberapa posisi berbeda. Berikut lima pemain serba bisa di Timnas Indonesia U-23:
1. Asnawi Mangkualam
Asnawi jadi satu-satunya pemain Timnas Indonesia U-23 yang cakap bermain di empat posisi berbeda. Meski berposisi asli sebagai bek kanan, Asnawi bisa dengan baik berperan sebagai wing back, gelandang bertahan, hingga penyerang sayap.
Kemampuan Asnawi bermain sebagai wing back dan penyerang sayap makin terasah bersama Ansan Greeners. Pemain berusia 22 itu kerap dimainkan di dua posisi tersebut selain tentunya sebagai bek kanan.
Sedangkan posisi gelandang bertahan bisa diperankan dengan baik oleh Asnawi dalam dua pertandingan Timnas Indonesia pada play off Kualifikasi Piala Asia 2023. Asnawi lebih banyak berperan di lini tengah karena diplot sebagai false full back oleh pelatih Shin Tae Yong ketika menyingkirkan Taiwan.
2. Witan Sulaeman
Pemain Lechia Gdansk ini masuk kategori pemain serba bisa lainnya di Timnas Indonesia U-23. Witan bisa beroperasi sebagai gelandang serang maupun penyerang sayap.
Witan sebenarnya berposisi asli sebagai gelandang serang. Namun, belakangan peran itu mulai ditinggalkan dan ia lebih banyak ditugaskan sebagai penyerang sayap di level timnas kelompok umur dan senior maupun klub.
Witan adalah pemain yang memiliki kecepatan, visi permainan bagus, dan insting gol yang cukup baik. Hal itu diperlihatkan Witan saat mencetak gol penutup Timnas Indonesia saat menang 3-0 atas Taiwan pada leg kedua play off Kualifikasi Piala Asia 2023.
Baca artikel ini di halaman selanjutnya...
Ronaldo dan Bagus Serba Bisa
Bagus Kahfi jadi andalan Timnas Indonesia U-23 di lini depan (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
3. Komang Teguh
Pemuda asal Bali ini bisa berposisi asli sebagai gelandang bertahan. Namun, Komang yang kini memperkuat Borneo FC juga bisa tampil baik jika diplot sebagai bek tengah.
Hal itu diperlihatkan Komang Teguh saat memperkuat Timnas Indonesia U-19 melakoni serangkaian laga uji coba di Kroasia. Pemain kelahiran Denpasar itu tampil lugas baik saat mengisi pos gelandang bertahan maupun saat dimainkan sebagai bek tengah.
Dengan kelebihannya itu, kehadiran Komang akan sangat berguna buat Timnas Indonesia U-23. Kesempatan bermain yang masih minim didapat di Liga 1 2021 bersama Borneo FC tak akan jadi kendala buat Komang Teguh memperlihatkan kemampuan terbaik jika dipercaya tampil sebagai starter.
Ronaldo jadi salah satu pemain muda yang banyak diperbincangkan di seri pertama Liga 1 2021. Hal ini lantaran ia sudah dapat kepercayaan besar dari pelatih Madura United, Rahmad Darmawan meski belum genap berusia 17.
Ronaldo sudah lima kali tampil dari enam laga Madura United di seri pertama. Ia bahkan tercatat tiga kali bermain sebagai starter.
Kepercayaan itu jadi bukti bakat besar yang dimiliki pemain yang bisa bermain sebagai striker dan penyerang sayap ini. Ronaldo dibekali kecepatan dan skill olah bola yang baik.
5. Amiruddin Bagus Kahfi
Nama Bagus Kahfi jelas tak asing buat pencinta sepak bola Indonesia. Sejak kemunculannya di Timnas Indonesia U-16, sosok Bagus Kahfi terus jadi perbincangan.
Keputusan Shin Tae Yong memanggil Bagus Kahfi bakal memperkaya pilihan taktik Timnas Indonesia U-23 di lini depan. Hal ini lantaran Bagus Kahfi bisa bermain di banyak posisi lini depan.
Mental Bagus Kahfi juga bisa dipastikan semakin terasah dengan memperkuat Jong Utrecht. Level kompetitif sepak bola Belanda tentu bakal memberikan keuntungan buat Bagus Kahfi untuk mengeluarkan kemampuan terbaik di Timnas Indonesia.