Jakarta, CNN Indonesia -- Manchester United sukses mengalahkan Tottenham Hotspur 3-0, Sabtu (30/10) malam WIB. Berikut 3 faktor kemenangan Man Utd atas Tottenham.
Tim Setan Merah berhasil bangkit usai menelan kekalahan telak 0-5 dari Liverpool. Dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris, Sabtu (30/10), Man Utd mampu menaklukkan Tottenham dengan skor telak 3-0.
Berstatus sebagai tim tamu, Manchester United berhasil membuka keunggulan lewat gol yang dicetak Cristiano Ronaldo pada menit ke-39. CR7 mencetak gol indah melalui tendangan voli usai meneruskan umpan Bruno Fernandes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ronaldo juga ikut terlibat dalam proses gol kedua Man Utd yang dicetak Edinson Cavani pada menit ke-64.
Man Utd akhirnya memastikan kemenangan 3-0 atas Tottenham lewat gol yang dicetak Marcus Rashford pada menit ke-86.
Kemenangan besar ini setidaknya memberikan sedikit kelegaan bagi Ole Gunnar Solskjaer yang mendapat tekanan besar usai MU dibantai Liverpool 5-0.
Kemenangan Man Utd atas Tottenham ini juga tak lepas berkat sejumlah perubahan yang dilakukan Solskjaer.
Berikut 3 faktor kemenangan Man Utd atas Tottenham menurut AFP dilansir dari Newslogic:
1. Duet Penyerang Veteran
Solskjaer memilih untuk memasangkan Cristiano Ronaldo dan Edinson Cavani di lini depan Manchester United untuk menghadapi Tottenham Hotspur.
Memadukan pemain veteran sebagai starter di lini depan Man Utd ini baru kali pertama dilakukan Solskjaer.
Hal tersebut membuat penyerang muda Man Utd: Marcus Rashford dan Mason Greenwood akhirnya harus dikorbankan dengan menjadi pemain cadangan.
Keputusan Solskjaer itu pun terbukti jitu. Ronaldo dan Cavani sama-sama mencetak gol dalam pertandingan tersebut.
"Mereka bermain bersama dengan baik. Mereka saling menghargai satu sama lain. Tingkat kinerja dan kualitas yang mereka berikan tidak ada duanya," ucap Solskjaer.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Solskjaer Puji Varane dan McTominay yang Tampil Brilian
Ole Gunnar Solskjaer memuji Raphael Varane. (Action Images via Reuters/MATTHEW CHILDS)
2. Varane Kembali Jadi Starter
Pertahanan Manchester United tampil sangat buruk saat melawan Liverpool. Bahkan, saking paniknya dua bek Man Utd: Harry Maguire dan Luke Shaw bertabrakan dalam proses gol kedua Liverpool.
Solskjaer akhirnya memilih untuk memilih kembali bek Prancis Raphael Varane untuk mengawal pertahanan timnya melawan Tottenham sejak terakhir diturunkan sebagai starter pada 2 Oktober.
Man Utd pun beralih ke tiga bek tengah lagi, dengan Shaw dan Aaron Wan-Bissaka di posisi bek sayap lebih di dorong ke depan.
"Raphael Varane adalah pemain utama kami. Dia mampu membaca permainan dengan baik. Dia cepat dan sangat berpengalaman," ucap Solskjaer.
Pertahanan Manchester United pun tampak lebih tenang dengan kehadiran Varane. Kiper David de Gea pun tidak melakukan banyak penyelamatan untuk mencatatkan clean sheet kedua mereka musim ini di semua kompetisi.
3. McTominay Man of The Match
Ronaldo memang dinobatkan sebagai man of the match setelah mencetak satu gol dan menciptakan satu assist untuk gol Cavani.
Namun, Solskjaer justru memiliki penilaian yang berbeda. Solskjaer menyatakan gelandang Skotlandia Scott McTominay yang lebih pantas menjadi man of the match dalam pertandingan melawan Tottenham.
"Man of the match bagi saya adalah Scott McTominay. Dia mengalami cedera, dia menjalani operasi (pada cedera pangkal paha) musim ini tetapi hari ini saya pikir dia benar-benar brilian. Dia memenangkan tekelnya, maju ke depan, menjaga bola, mengubah permainan, memulai beberapa set-play. Jadi, benar-benar top," kata Solskjaer.
[Gambas:Video CNN]