Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan uji coba melawan Myanmar. Berikut 5 hal yang harus diwaspadai Indonesia dari Myanmar.
Timnas Indonesia akan melakukan uji coba kedua dalam pemusatan latihan (TC) di Turki. Kali ini Timnas Indonesia akan melawan sesama negara Asia Tenggara yakni Myanmar.
Sama seperti Timnas Indonesia, Myanmar juga tengah menggelar TC di Turki. Pertandingan Timnas Indonesia vs Myanmar akan digelar di Emirhan Sports Arena, Antalya, Turki, Kamis (25/11) pukul 21.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertandingan uji coba ini merupakan rangkaian persiapan Timnas Indonesia dan Myanmar sebelum tampil di Piala AFF 2020 (Piala AFF 2021) yang akan digelar awal Desember 2021 di Singapura.
Meski kalah dari Afghanistan di laga uji coba sebelumnya, grafik permainan Timnas Indonesia terus menanjak. Evan Dimas dan kawan-kawan makin padu dan siap melumat Myanmar.
Myanmar sendiri tengah dalam kondisi tak bagus. Tim asuhan Antoine Hey ini baru berkumpul lagi setelah sekian lama menganggur selepas Kualifikasi Piala Dunia 2022 karena pergolakan politik di negeri mereka.
Meski begitu, Timnas Indonesia tidak boleh menganggap remeh Myanmar. Berikut 5 hal yang harus diwaspadai Timnas Indonesia dari Myanmar:
1. Serangan Balik Cepat
Myanmar memiliki serangan balik cepat yang bisa mengancam gawang Indonesia. Kekuatan serangan balik Myanmar yang berbahaya tersebut telah mereka tunjukkan saat mencetak gol ke gawang timnas Burundi pada pertandingan uji coba FIFA Matchday pada 13 November lalu.
Myanmar juga terlihat kerap melakukan serangan balik dari sisi kanan penyerangan. Pasalnya, Myanmar memiliki pemain-pemain sayap kanan yang cepat dan ini harus diwaspadai lini pertahanan Indonesia.
2. Penguasaan Bola yang Baik
Bukan hanya punya strategi serangan balik yang berbahaya, Myanmar juga memiliki kemampuan untuk melakukan penguasaan bola.
Myanmar kerap melakukan build-up atau membangun serangan dari bawah, ketimbang langsung melakukan serangan direct. Terkecuali dalam situasi serangan balik.
Pelatih Myanmar Antoine Hey tampaknya lebih menuntut para pemain untuk bermain bola pendek dari kaki ke kaki dan tidak cepat kehilangan bola.
Bersambung ke halaman berikutnya...
Myanmar Punya Gelandang yang Kuat Pegang Bola
Myanmar juga memiliki gelandang yang punya kualitas baik. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
3. Gelandang yang Kuat Pegang Bola
Kekuatan Myanmar dalam menguasai bola juga tak lepas berkat keberadaan dua gelandang tengah yang kuat dalam menguasai bola dan mengatur serangan.
Dua gelandang tersebut adalah Yan Naing Oo dan Hlaing Bo bo. Kedua gelandang Myanmar ini biasa bertugas sebagai gelandang jangkar yang tidak banyak meninggalkan posnya.
Kedua pemain ini memiliki kemampuan menguasai bola dengan baik, mampu dalam mengalirkan serangan, dan andal dalam memutus serangan lawan.
4. Ancaman Aung Kaung Mann
Pergerakan penyerang Myanmar Aung Kaung Mann harus diwaspadai lini belakang Timnas Indonesia.
Pasalnya, penyerang berusia 23 ini memiliki kecepatan dan ketajaman.
Pada pertandingan uji coba terakhir saat Myanmar mengalahkan klub lokal Turki Antalya Halspor Club 8-0, Aung Kaung Mann tampil gemilang dengan mencetak hattrick.
5. Motivasi Tinggi
Myanmar bakal menghadapi Timnas Indonesia dengan motivasi tinggi. Pasalnya, tim asuhan Antoine Hey itu baru menang besar 8-0 atas klub Antalya Halspor Club dalam pertandingan uji coba.
Mencetak delapan gol tanpa kebobolan menunjukkan Myanmar memiliki serangan yang berbahaya dan lini pertahanan yang baik.
Dalam pertandingan tersebut pelatih Antoine Hey juga telah menguji semua pemain yang diboyong ke Turki, sehingga Myanmar tidak perlu lagi melakukan eksperimen formasi saat melawan Timnas Indonesia.
[Gambas:Video CNN]