ANALISIS

Kevin/Marcus dan Jalan Berat yang Nikmat di BWF World Tour Finals

Putra Permata Tegar Idaman | CNN Indonesia
Selasa, 30 Nov 2021 19:03 WIB
Kevin/Marcus berada di grup berat pada BWF World Tour Finals 2021. Namun mereka bisa memetik keuntungan dari hal tersebut. Kevin/Marcus mampu lolos ke final dalam empat turnamen terakhir dan merebut dua gelar juara.(Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berada di grup berat pada BWF World Tour Finals 2021. Namun hal tersebut merupakan keuntungan dalam persiapan menuju Kejuaraan Dunia 2021.

Andai BWF World Tour Finals digelar di waktu normal yaitu sebagai turnamen penutup tahun, keberadaan Lee Yang/Wang Chi Lin, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty tentu membuat Minions berada dalam grup berat untuk perjuangan menuju tangga juara.

Namun di tahun 2021 ini, dalam situasi pandemi belum sepenuhnya terkendali, BWF World Tour Finals bukanlah turnamen penutup tahun. Masih ada turnamen yang lebih bergengsi yaitu Kejuaraan Dunia yang akan diselenggarakan 12-19 Desember mendatang.


Dengan rentang jeda hanya sepekan, fokus semua pemain harus terbagi saat tampil di BWF World Tour Finals. Dan bagi mayoritas pemain, gengsi Kejuaraan Dunia tentu akan terasa lebih besar.

Memenangkan BWF World Tour Finals lalu jadi juara dunia adalah gambaran paling ideal yang bisa dibayangkan dan diharapkan. Namun dengan situasi jadwal padat dan kelelahan yang mendera, kemungkinan terbesar adalah banyak pemain, terutama para pemain yang berambisi untuk jadi juara dunia, adalah menjadikan BWF World Tour Finals sebagai persiapan dan 'pemanasan' untuk Kejuaraan Dunia.

Hal itu pula yang mungkin bakal dilakukan oleh Kevin/Marcus. Dari segi gengsi, BWF World Tour Finals termasuk turnamen elite, namun tetap kalah dari gemerlap gelar juara dunia.

Sebagai pasangan, Kevin/Marcus sudah banyak meraih gelar. Mereka duduk di posisi pertama untuk waktu yang lama dan juga bergelimang gelar seri turnamen BWF, termasuk turnamen penutup tahun yang saat itu masih bernama BWF Super Series Finals pada 2017.

Namun Kevin/Marcus belum pernah meraih medali di Kejuaraan Dunia. Setelah gagal di 2017-2019, kesempatan tersebut kembali datang pada saat ini.

Marcus Fernaldi Gideon and Kevin Sanjaya Sukamuljo, of Indonesia, in action against Denmark's Kim Astrup and Anders Skaarup Rasmussen during the Thomas Cup men's double semifinal badminton match in Aarhus, Denmark, Saturday, Oct. 16, 2021. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)Kevin/Marcus melalui jalan panjang dan penuh liku di paruh akhir 2021. (AP/Claus Fisker)

Untuk bisa sampai di titik ini, Kevin/Marcus melalui perjalanan penuh liku dalam paruh akhir 2021. Mereka sudah ditempa berbagai kesulitan dan kualitas permainan yang sempat menurun.

Kini, Kevin/Marcus hanya tinggal berjarak dua pekan sebelum Kejuaraan Dunia. Namun untuk kali ini, hari-hari mereka tak sepenuhnya diisi latihan, karena jadwal turnamen padat sudah mereka lahap dalam dua pekan terakhir.

Baca lanjutan berita ini di halaman berikut >>>

Misi Matangkan Permainan dan Terhindar Cedera

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER