Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Indonesia telah menetapkan 30 pemain yang akan ambil bagian pada Piala AFF 2020 (2021) di Singapura, 5 Desember sampai 1 Januari mendatang.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong mengandalkan mayoritas pemain muda di Piala AFF edisi ke-13. Di luar itu, pemain senior yang dipanggil hanya Victor Igbonefo, Fachruddin Aryanto, hingga kapten tim Evan Dimas Darmono.
Shin Tae Yong lebih memilih untuk mengandalkan para pemain yang kerap dipercaya olehnya sejak Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Barisan para pemain muda ini pun diharapkan bisa membawa Tim Merah Putih meraih gelar untuk kali pertama di Piala AFF.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari nama-nama yang dipanggil, Shin Tae Yong juga tidak memasukkan top skor sementara Liga 1 2021, Ilija Spasojevic.
Selain Spasojevic, berikut dua nama pemain lain yang tampil bagus di Liga 1 2021 tapi tak dipanggil oleh Shin Tae Yong:
1. Ilija Spasojevic
Spasojevic jadi salah satu nama yang menarik perhatian. Penyerang berusia 34 itu tak masuk skuad Timnas Indonesia meski tampil menawan di Liga 1 2021.
Spasojevic merupakan top skor sementara Liga 1 2021. Dua belas gol berhasil dicetak Spasojevic sampai pekan ke-14 Liga 1.
Torehan gol Spasojevic mengungguli deretan pemain asing macam penyerang Persik Kediri, Youssef Ezzejjari, Ciro Alves Alves (Tira Persikabo) dan Marko Simic (Persija Jakarta), hingga bomber andalan Arema FC, Carlos Fortes.
Namun, gelontoran gol Spasojevic itu tak cukup untuk menarik minat Shin Tae Yong. Pelatih asal Korsel itu mempercayakan pemain depan Timnas Indonesia kepada Kushedya Hari Yudo, Dedik Setiawan, Hanis Saghara, dan Ezra Walian yang tidak satupun bertipe targetman.
M. Rafli dan Irsyad Maulana
Muhammad Rafli bermain apik di Arema FC. (ANTARA FOTO/YULIUS SATRIA WIJAYA)
2. Muhammad Rafli
Keberhasilan Arema FC nangkring di posisi kedua klasemen Liga 1 2021 juga berkat kontribusi dari M. Rafli. Pemain berusia 23 itu menunjukkan penampilan yang impresif bersama tim Singo Edan.
Rafli jadi pemain kedua tersubur di Arema. Koleksi empat golnya hanya kalah dari bomber impor, Carlo Fortes yang telah mengemas delapan gol.
Jumlah gol itu terbilang bagus karena Rafli bukan tipikal targetman. Pemain kelahiran Tangerang itu lebih banyak diplot sebagai second striker atau gelandang serang oleh pelatih Arema, Eduardo Almeida.
Hanya saja kontribusi positif itu tidak lantas membuat nama Rafli dipanggil. Shin Tae Yong justru lebih memilih tiga rekan setimnya yakni Kushedya Hari Yudo, Dedik Setiawan, dan yang terbaru Rizky Dwi Febrianto.
3. Irsyad Maulana
Irsyad seperti terlahir kembali di Liga 1 2021. Pemain kelahiran Batusangkar, Sumatera Barat itu jadi figur penting di skuad Persita Tangerang.
Posisi Irsyad sebagai winger kiri tak tergantikan di Pendekar Cisadane. Pergerakan, skill, dan naluri gol Irsyad punya andil dalam sukses Persita nangkring di zona papan tengah.
Sejauh ini, Irsyad sudah mencetak 4 gol dan memberikan 3 assist di Persita. Namun, performa bagus itu tidak membuat Irsyad bisa menembus skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2020.
Di pos penyerang sayap kiri Timnas Indonesia, Shin Tae Yong lebih memilih nama-nama seperti Witan Sulaeman atau Ramai Rumakiek.
[Gambas:Video CNN]