Piala AFF: Timnas Indonesia Rawan Sengsara di Singapura

CNN Indonesia
Jumat, 03 Dec 2021 19:20 WIB
Timnas Indonesia beberapa kali mendapat hasil mengecewakan ketika tampil di Singapura dalam ajang Piala AFF, termasuk gagal lolos ke semifinal. Lawatan terakhir Timnas Indonesia ke Singapura berujung kekalahan. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timnas Indonesia beberapa kali mendapat hasil mengecewakan ketika tampil di Singapura dalam ajang Piala AFF, termasuk gagal lolos ke semifinal.

Skuad Garuda belum pernah menjadi juara di Piala AFF. Beberapa hasil buruk diterima saat berlaga di Singapura, lokasi tanding Piala AFF 2021 (Piala AFF 2020) yang akan segera dimulai akhir pekan ini.

Singapura adalah negara yang beberapa kali menjadi tuan rumah Piala AFF. Pada penyelenggaraan pertama, 25 tahun lalu ketika masih bernama Piala Tiger, kiprah Indonesia hanya sampai babak semifinal.


Setelah menjadi juara grup, Indonesia menelan kekalahan 1-3 dari Malaysia. Dalam perebutan peringkat ketiga, hasil buruk kembali menimpa Fakhri Husaini dan kawan-kawan karena kalah 2-3 dari Vietnam.

Sebelas tahun berselang, Indonesia kembali bermain di Singapura. Skuad Merah Putih merasakan kegagalan melaju ke semifinal untuk kali pertama sepanjang penyelenggaraan Piala AFF.

Kesebelasan yang kala itu ditangani Peter Withe hanya menempati peringkat ketiga di fase grup. Diperkuat pemain-pemain macam Budi Sudarsono, Bambang Pamungkas, Atep, Ponaryo Astaman, Ismed Sofyan, dan Hendro Kartiko hanya menempati peringkat tiga di fase grup.

Kendati sama-sama mengumpulkan 5 poin, serupa Singapura dan Vietnam, selisih gol Timnas Indonesia tak lebih baik dari kedua negara tersebut.

Selain itu Indonesia juga pernah gagal di partai final ketika melawan Singapura pada Piala AFF 2004. Dalam laga dua leg di final, Boaz Solossa cs kalah dari The Lions.

Sementara dalam lawatan terakhir ke negeri Singa pada Piala AFF 2018, Timnas Indonesia juga takluk 0-1 dari tuan rumah. Bima Sakti dan anak asuhnya kemudian gagal melangkah ke semifinal karena hanya menduduki peringkat keempat di Grup B.

[Gambas:Video CNN]

(nva/har)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER