Ketua PSSI Bantah 'Deadlock' dengan Shin Tae Yong

CNN Indonesia
Senin, 17 Jan 2022 07:22 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, membantah evaluasi dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, menemui jalan buntu. Shin Tae Yong saat mendampingi Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. (AP/Suhaimi Abdullah)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, membantah evaluasi dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, menemui jalan buntu atau deadlock.

Iriawan menyatakan pertemuan untuk membicarakan kiprah skuad Garuda di bawah arahan Shin dalam ajang Piala AFF 2020 tidak bisa berlanjut karena pelatih asal Korea Selatan itu harus segera ke Bali guna memantau pemain-pemain Liga 1 jelang laga FIFA Match Day dan Piala AFF U-23.

"Tidak ada [deadlock]," kata Iriawan ketika ditanya mengenai kebenaran klaim salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI, Haruna Soemitro, mengenai pertemuan federasi sepak bola Indonesia dengan Shin yang menemui deadlock.


"Pertemuan belum maksimal karena Shin buru-buru harus ke Bali. Nanti akan diteruskan lagi secara rinci ketika dia kembali," sambung Iriawan dikutip dari Antara.

Haruna sempat mengatakan komunikasi dengan Shin menemui kendala karena mantan pelatih timnas Korea Selatan itu merasa tersindir karena kritik dan masukan dari PSSI.

"Tersinggungnya itu bisa dibilang begini, Indonesia itu kalau hanya runner-up sudah biasa," ujar Haruna kepada CNNIndonesia.com, Minggu (16/1).

"'Sebelum Anda itu [Indonesia] sudah lima kali jadi runner-up [Piala AFF]'. Ya ada atau tidak adanya Shin Tae Yong itu prestasi tertinggi kita itu runner-up," ucap Haruna menambahkan.

Performa Timnas Indonesia di Piala AFF sebelumnya sempat mendapat sanjungan dari PSSI. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, pernah menyebut capaian skuad muda tim Merah Putih merupakan sinyal bagus untuk masa depan.

"Kami melihat ini positif. Para pemain timnas banyak yang baru berumur di bawah 23 tahun. PSSI memang menyiapkan timnas untuk masa depan dan inilah hasilnya," kata Yunus beberapa waktu lalu.

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER