WAWANCARA EKSKLUSIF

Kevin Sanjaya: Saya Sudah Tak Bisa Kerja Sama dengan Herry IP

CNN Indonesia
Senin, 26 Sep 2022 20:59 WIB
Kevin Sanjaya mengakui terlibat pertikaian dengan Herry Iman Pierngadi atau Herry IP. Berikut wawancara eksklusif CNNIndonesia.com dengan Kevin Sanjaya. Kevin Sanjaya mengaku sudah tidak bisa dilatih Herry IP. (Arsio PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kevin Sanjaya Sukamuljo mengakui sedang terlibat pertikaian dengan pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi atau Herry IP. Berikut wawancara eksklusif CNNIndonesia.com dengan Kevin terkait hal tersebut.

Hubungan Kevin dan Herry IP mulai memanas sejak Indonesia Open 2022. Setelah tiga bulan berlalu, Kevin mengakui Indonesia Open 2022 bukan jadi satu-satunya penyebab permasalahannya dengan Herry IP.

Berikut wawancara eksklusif CNNIndonesia dengan Kevin Sanjaya:

Bagaimana awal cerita pertikaian dengan Herry IP?

Kayaknya memang sudah waktunya saya berbicara apa adanya, daripada saya semakin digituin terus. Sebenarnya awalnya, panjang ceritanya. Pasti pertama ribut karena dia menjelek-jelekkan saya di Indonesia Open. Tetapi sebenarnya story-nya panjang.

Dari pertama saya masuk Pelatnas Cipayung, saya kayak dianaktirikan, diremehkan terus, dan lain sebagainya oleh dia. Saya kayak tidak pernah dianggap.

Salah satunya saat race to Olympics 2016, saya tidak diberangkatkan ke dua pertandingan Eropa dan China Open. Saya [bersama Marcus Gideon] finis tidak jauh dari Angga/Ricky, hanya beda 1-2 posisi doang, tetapi masih di 15 besar.

Saya tidak diberangkatkan karena menurut dia, saya masih jauh kelasnya. Intinya begitu. Dia selalu meremehkan kita. Saya sama Sinyo. Karena kita kecil, dipandang sebelah mata.

Saat itu saya lebih banyak latihan sama Koh Ar [Aryono Miranat] setelah sebelumnya sama Mas Chafidz [Yusuf].

Lalu bagaimana hubungan kamu dengan Herry IP ketika kalian berhasil juara All England 2017 dan mulai merajai World Tour?

Itu dia baru memunculkan dirinya sebagai pelatih kami. Kayak dia yang muncul terus. Sebelumnya mana pernah dia melihat kami sama sekali.

Intinya saat kami pertama menang All England, baru dia tampil. Kalau saya sama dia, selama dia tidak ada berbicara ke publik apapun itu, kita telanlah [perasaan]. Kita hargai jelek-jeleknya dia, kayak dia latihan datang seminggu tiga kali.

Berarti hubungan kalian memang tidak hangat dari dulu?

Dia sebagai kepala pelatih saya hargai, tetapi memang tidak ada hubungan yang bagaimana-bagaimana. Kita telan semua jelek-jeleknya dia. Buat apa ngomong ke media.

Banner live streaming MotoGP 2022

Ada rasa kekecewaan yang lama dipendam. Apakah itu karena race to Olympics?

Dari sebelum race to Olympics, saya diremehkan seperti tidak dianggap. Terus yang paling parah awalnya di race to Olympics. Kayak kita dianggap levelnya jauh di bawah Angga/Ricky.

Apa karena faktor Marcus yang sempat berselisih dengan Herry IP sebelumnya?

Saya rasa enggak. Koh Herry sukanya yang tinggi, tenaga besar, jadi ya memang kita tidak dianggap. Apalagi saya dan Sinyo kecil-kecil.

Sampai waktu itu pada titik di final India Open, pertama kali saya final Super Series 2016, saya hampir disuruh mengalah sama Koh Herry, tetapi kita tidak mau.

Kita disuruh mengalah, disuruh ngasih ke Angga/Ricky, tetapi kita tidak mau. Waktu itu kan yang mendampingi Koh Ar, saya dan Sinyo juga Angga/Ricky sempat ngumpul, Angga/Ricky juga bilang main saja [main serius], saya dan Sinyo juga tidak mau [mengalah]. Koh Ar juga oke [untuk main]. Tetapi Koh Herry sempat menelepon suruh mengalah.

Hubungan itu tidak juga menghangat ketika kalian merajai BWF World Tour di 2017-2019 dan sering dapat pujian dari Herry IP?

Hubungan cenderung biasa saja, ngobrol tetap ngobrol, tetapi tidak ada kedekatan. Waktu dia muncul berbicara soal pasangan terbaik dan lain sebagainya, saya tertawa doang. Mau ngomong apa?

Yang penting tidak ada colek-colek apa-apa [membuat masalah], ya sudah terserah dia. Kita juga tak mau buat masalah.

Setelah hubungan dingin namun tetap profesional, berarti hubungan benar-benar kembali meregang di Indonesia Open 2022?

Ya. Sebagai orang internal seharusnya ngomong ke kita langsung. Dia tidak memecahkan masalah sama sekali tetapi malah ngomong ke media. Sebagai orang internal dan pelatih atau disebut orang tua, kayaknya tidak sewajarnya seperti itu. Tidak pantas.

Begitu kami mulai turun, dia koar-koarnya kayak jelek-jelekin begitu kayak cari panggungnya begitu amat.

Pelatih ganda putra, Herry IP tengah memantau latihan ganda putra.Kevin Sanjaya bertikai dengan Herry IP. (CNN Indonesia/Putra Permata Tegar Idaman)

Apakah kamu langsung berbicara dengan Koh Herry setelah momen tersebut?

Enggak. Karena dia juga tidak merasa salah sama sekali soal pembicaraan dia. Jadi mau bilang apa. Kita tidak ada ngomong apa-apa.

Kan dia bilang sudah ngomong ke saya dan lain sebagainya, [sebenarnya] tidak ada omongan apa-apa ke saya dan Sinyo [Marcus Gideon]. Soal sudah beritahu itu tidak ada, bohong semua.

Berarti saat Koh Herry bilang sudah menasihati kalian, sebenarnya tidak ada omongan itu?

Enggak ada omongan itu. Dia seharusnya sebagai pelatih dia mengayomi. Misalnya dia panggil saya dan Sinyo. Tanya perspektif dari saya apa, dari Sinyo apa. Tidak ada sama sekali.

Seharusnya pelatih bantu memecahkan masalah kita, tetapi malah cuma ngomong ke media. Saya mungkin tidak sesabar itu juga, akhirnya saya marah.

Selama ini jelek-jeleknya dia kita telan semua.

Intinya kalau Koh Herry tegur saya secara internal, saya tidak ada masalah. Pasti saya tidak akan marah juga kalau ngomong ke saya langsung.

Lalu sebenarnya apa yang terjadi di Indonesia Open dari sudut pandang kamu?

Sudah pasti kami kelelahan. Kami sudah mati-matian saat Indonesia Masters. Waktu Indonesia Open, saya merasa berat sekali. Saya merasa tidak sekuat itu untuk memaksakan diri. Daripada saya cedera atau sakit. Kami juga sama-sama sudah tidak bisa maksimal. Jadi bersikap lebih realistis saja.

Setelah masalah itu kamu tetap datang ke Cipayung?

Waktu awal-awal tidak, karena anak-anak pada pergi semua ke Malaysia dan Singapura. Setelah anak-anak pulang, saya dan Sinyo latihan sama Kak On [Rionny Mainaky]. Kami sudah latihan di jam yang berbeda dengan yang lain.

Kamu dan Koh Herry sudah tidak tegur-teguran saat itu?

Tidak.

Bersambung ke halaman kedua >>>

Tetap Pasangan dengan Marcus Gideon

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER