Usai Kasus Hilmi, Viral Lagi Tendangan Brutal di Liga 4 Yogyakarta

CNN Indonesia
Selasa, 06 Jan 2026 20:02 WIB
Aksi tendangan brutal kembali terjadi di Liga 4 2025/2026. Kini pada terjadi di Liga 4 Yogyakarta saat UAD vs KAFI Jogja FC.
Tendangan kungfi pemain KAFI kepada pemain UAD di Liga 4 DIY. (Tangkapan Layar Youtube)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aksi tendangan brutal kembali terjadi di Liga 4 2025/2026. Jika Senin (5/1) aksi kungfu brutal terjadi di Liga 4 Jawa Timur, kini pada Selasa (6/1) aksi brutal terjadi di Yogyakarta saat UAD vs KAFI Jogja FC.

Dalam pertandingan yang digelar di lapangan Sitimulyo itu, pemain klub KAFI nomor punggung dua melepaskan tendangan kungku ke arah wajah pemain nomor punggung 24 dari UAD pada menit ke-73 saat mereka sedang unggul 1-0.

Wasit hanya memberikan kartu kuning kepada pemain KAFI. Sementara tampak pemain UAD tergeletak kesakitan sembari memegangi pipinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wasit kemudian menghampiri pemain UAD yang tergeletak dan langsung memintanya untuk segera bangun tanpa menginstruksikan tim medis untuk memeriksa sang pemain.

Pertandingan pun dilanjutkan dengan cepat. Pemain nomor punggung 24 dari UAD pun bisa kembali melanjutkan permainan. Aksi pemain KAFI menendang ke arah wajah pemain UAD ini pun viral di media sosial pada Selasa (6/1).

Aksi brutal ini pun mengingatkan pada kejadian di Liga 4 Jatim saat pertandingan Putra Jaya Pasuruan vs Perseta Tulungagung pada Senin (5/1).

[Gambas:Instagram]

Pemain Perseta Firman Nugraha mengalami kejang, sesak napas, hingga retak pada tulang rusuk usai terkena tendangan kungfu brutal dari pemain PS Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi Gimnastiar.

Komite Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur resmi menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas seumur hidup kepada pemain Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi Gimnastiar atas tindakan kekerasan terhadap pemain Perseta 1970 Tulungagung di ajang Liga 4 Jatim tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/nva)