Masih Adakah Magis Lionel Messi untuk Argentina di Piala Dunia?
Lionel Messi diproyeksikan muncul dalam skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026. Masih adakah magis dari La Pulga dalam upaya mengejar prestasi sekaligus mencegah tim tenggelam?
Pemain timnas Argentina untuk Piala Dunia 2026 baru diumumkan pada 30 Mei. Namun dari 55 daftar sementara, nama Lionel Messi masih ada. Ia terselip di antara 16 pemain depan dalam persaingan memperebutkan kursi kosong untuk berangkat ke belahan utara Amerika.
Messi jadi pemain tertua dalam daftar sementara. Usianya akan menginjak 39 tahun pada 24 Juni. Nama terdekat dengan umur sebaya adalah Nicolas Otamendi, 38 tahun. Kemudian individu lainnya seperti Geronimo Rulli, Marcos Acuna, Emiliano Martinez, dan Nicolas Tagliafico berkutat di 34 dan 33 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, dari deretan sosok tersebut, Messi dianggap tetap layak terselip di dalam bus rombongan. Terlebih menyoal kepemimpinan, Si Kutu masih belum ada duanya bagi timnas Argentina selama hampir dua dekade lamanya.
Sudah lima kali Piala Dunia ada Messi-nya. Tiga edisi di antaranya, sosok kelahiran Rosario itu berperan sebagai kapten. Dalam periodenya, Argentina mencapai dua final dan satu kali juara di Piala Dunia 2022.
Alhasil jika masih tercantum di skuad final jelang Piala Dunia 2026, sudah enam kali Messi melenggang ke panggung tertinggi pesta bola. Bersama Cristiano Ronaldo, mereka akan jadi dua pemain dengan edisi Piala Dunia terbanyak.
Messi bahkan bisa mencatat jumlah pertandingan lebih banyak. Saat ini dirinya masih memegang koleksi tertinggi (26 laga), sedangkan CR7 22 hanya 22 pertandingan.
Artinya, untuk mengejar rekor individu sah-sah saja jika Lionel Scaloni kembali melibatkan Messi di dalam skuadnya. Memberi waktu sekian detik saja bagi eks bintang Barcelona itu cukup untuk menambah jumlah pertandingan.
Lionel Messi alami cedera saat membela Inter Miami. (AFP/CHANDAN KHANNA) |
Menit bermainnya juga masih tinggi di Inter Miami. Hanya satu dari 17 laga Messi absen. Sisanya tampil sebagai starter dan nyaris main 90 menit penuh.
Di satu sisi, kekhawatiran sempat mencuat ketika Messi diganti pada menit ke-73 dalam laga kontra Philadelphia Union, Senin (25/5) pagi WIB. Terutama saat berjalan ke ruang ganti, nampak suami Antonella Roccuzzo itu memegangi paha.
Ini sinyal buruk karena berarti sudah tiga kali dalam satu musim Messi cedera. Dengan kalender kompetisi Amerika Serikat baru bergulir Februari 2026, tren jumlah cederanya meningkat dengan jarak relatif lebih dekat.
Dengan situasi ini, perlukah Messi tetap ada untuk Argentina?
Baca di halaman berikutnya>>>
Add
as a preferred source on Google

