Masih Adakah Magis Lionel Messi untuk Argentina di Piala Dunia?
Eksistensi Lionel Messi di timnas Argentina tentu bergantung pada keputusan pelatih. Dari segi taktikal maupun mental, kehadiran seorang pemain tetap penting meski tak bermain.
Sebab di pos penyerang sayap kanan, Argentina sedang mengorbitkan pemain menjanjikan yakni Franco Mastantuono (Real Madrid) dan Giuliano Simeone (Atletico Madrid). Nama lain seperti Nicolas Paz (Como) juga tengah naik daun di posisi nomor 10.
Suksesor pengisi tempat Messi sedianya sudah ada, lebih muda pula. Tinggal pelatih menyusun formula paling tepat untuk Argentina. Pertanyaan berikutnya, di mana Messi seharusnya berada?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyangkut hal ini, kehadiran Messi dibutuhkan sebagai penguat koneksi antarpemain di ruang ganti. Seperti sebelumnya disebutkan, Messi belum ada duanya dalam soal kepemimpinan di antara pemain veteran lainnya seperti Otamendi, Emiliano Martinez, Marcos Acuna, atau Rulli.
Dari unggahan timnas Argentina soal pengumuman daftar pemain sementara Piala Dunia 2026 juga terpampang jelas wajah Messi. Tak terbantahkan bahwa Messi adalah magnet.
Di tim lain pun pemain veteran diajak serta. Jepang misalnya, nama Yuto Nagatomo masuk ke dalam jajaran skuad Samurai Biru. Cristiano Ronaldo juga demikian di Portugal.
Magis Lionel Messi masih diharapkan timnas Argentina di Piala Dunia 2026. (REUTERS/Agustin) Marcarian |
Urusan main atau tidak, itu hal lain. Saat ini, kehadirannya di tengah-tengah jajaran lebih dibutuhkan.
Di Piala Dunia 2026, Argentina mestinya bisa melenggang mudah ke fase gugur. Bergabung di Grup J, Albiceleste bersaing dengan Aljazair, Austria, dan Yordania. Di atas kertas, ini bukan grup sulit.
Tapi di babak berikutnya, Argentina bisa langsung berhadapan dengan raksasa dunia. Jika juara atau runner-up Grup J, mereka akan menantang wakil Grup H dengan deretan peserta seperti Spanyol, Uruguay, Arab Saudi, dan Cape Verde.
Di sinilah hitung-hitungan Scaloni perlu dimulai. Juru latih 48 tahun itu perlu awas dengan lawan-lawan jauh-jauh hari sebelum berhadapan.
Segala kemungkinan harus diperhatikan. Termasuk dalam dua laga persahabatan kontra Honduras (7 Juni) dan Islandia (10 Juni). Pertandingan itu adalah laboratorium ujicoba untuk membentuk skuad andalan.
Kemungkinan besar Messi akan berada di antara mereka. Urusan berdampak signifikan atau tidak, biar waktu dan performa akan menjawabnya.
(ikw/jun) Add
as a preferred source on Google
