Piala Dunia 2006: Italia, Calciopoli, dan Akhiri Kutukan Adu Penalti
Final Piala Dunia 2006 digelar di Berlin pada 9 Juli, mempertemukan kembali Italia dan Prancis layaknya final Euro 2000. Zidane langsung membuka keunggulan lewat penalti panenka setelah Florent Malouda dilanggar Marco Materazzi.
Italia membalas ketika Materazzi menyundul bola dari sepak pojok Andrea Pirlo untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Kedua tim tidak mampu menambah gol hingga 90 menit berakhir. Terpaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.
Di babak Extra Time, Zidane sempat memaksa Buffon melakukan penyelamatan gemilang dari sundulan kerasnya. Namun momen yang kemudian membekukan waktu terjadi di menit ke-110. Sang Maestro Zidane, setelah terlibat percakapan dengan Materazzi, secara tiba-tiba menanduk dada bek Italia itu hingga tersungkur ke lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wasit Horacio Elizondo yang tidak menyaksikan langsung insiden itu menerima konfirmasi asisten wasit keempat berdasarkan tayangan ulang. Zidane pun diusir dari lapangan dan meninggalkan panggung terakhir kariernya tanpa sepatah kata, melewati trofi Piala Dunia dengan sekilas pandang.
Adu penalti pun tak terhindarkan. Bagi Italia, inilah kesempatan menebus tiga kegagalan menyakitkan di babak yang sama: di semifinal 1990 kalah dari Argentina, di final 1994 kalah dari Brasil, dan di semifinal 1998 kalah dari Prancis.
Italia mengeksekusi kelima penalti mereka dengan sempurna. Satu-satunya kegagalan datang dari sisi Prancis, ketika David Trezeguet malah membenturkan bola ke mistar gawang.
Italia pun berpesta sebagai juara dunia keempat kalinya. Gelar itu datang bersama kepuasan tersendiri karena diraih justru saat nama baik sepak bola Negeri Pizza sedang tercoreng oleh Calciopoli.
Di sisi lain, Piala Dunia 2006 juga mencatat beberapa rekor: 326 kartu kuning dan 28 kartu merah yang menjadikannya edisi paling keras dalam sejarah. Wasit Rusia Valentin Ivanov sendiri mengeluarkan 16 kartu kuning dan 4 kartu merah hanya dalam satu laga antara Portugal dan Belanda.
(afr/nva) Add
as a preferred source on Google