Bafana Bafana, Mexicana, dan Ulangan Laga Pembuka Piala Dunia
Duel Meksiko vs Afrika Selatan adalah pertarungan dua tim kaya pengalaman dari dua kubu menjanjikan. Ini jadi alasan laga tersebut menarik disaksikan.
Meksiko diperkuat dengan deretan pemain veteran termasuk Guillermo Ochoa. Kiper 40 tahun itu sejajar dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sebagai tiga pemain hadir di enam edisi Piala Dunia berbeda. Tidak ada nama lain di luar itu.
Ada delapan pemain Meksiko berusia 30 tahun atau lebih. Rata-rata dari mereka merupakan diaspora karena bermain luar negeri, rata-rata Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada separuh dari skuad El Tri berkarier di Eropa dan tak terpaut di satu negara. Mereka tersebar di Inggris, Italia, Belgia, Spanyol, Ukraina, Turki, Belanda, Rusia, hingga Yunani.
Di setiap lini tim asuhan Javier Aguirre itu diisi pemain kaya asam garam. Di pos penjaga gawang ada Raul Rangel sebagai pilihan pertama, lalu ada Carlos Acevedo, dan Guillermo Ochoa.
Di lini pertahanan, duet bek Genoa Johan Vasquez dan Cesar Montes (Lokomotiv Moscow) kemungkinan tak terhindarkan. Lalu Jorge Sanchez (bek kanan) dan Israel Reyes (bek kiri) juga sarat pengalaman.
Kemudian di sektor tengah, kapten Edson Alvarez adalah gelandang jangkar nyaris tak tergantikan di Meksiko. Pemain Fenerbahce itu bakal jadi pendukung Alvaro Fidalgo (Real Betis) dan Orbelin Pineda (AEK Athens).
Ujung tombak Meksiko pun prospektif. Javier Aguirre punya banyak opsi penyerang sayap seperti Alexis Vega dan Roberto Alvarado untuk menopang barisan penyerang elite seperti Santiago Gimenez (AC Milan) dan Raul Jimenez (Wolverhampton Wanderers).
Di satu sisi, kenyataan Meksiko punya pemain mestinya tak boleh membuat mereka tinggi hati. Sebab Afrika Selatan memiliki nama-nama potensial untuk memberi perlawanan.
Tim besutan Hugo Broos itu diperkuat beberapa pemain diaspora, di antaranya Ime Okon (Bek Tengah-Hannover 96), Mbekezeli Mbokazi (Bek Tengah-Chicago Fire), dan Olwethu Makhanya (Bek Tengah-Philadelphia Union, dan Lyle Foster (Penyerang-Burnley )
Kehadiran pemain dengan rekam jejak karier di Liga Amerika Serikat (MLS) dapat jadi nilai tambah bagi Afrika Selatan guna memaksimalkan segala peluang.
Kendati demikian, mereka harus siap dengan gempuran dari kubu tuan rumah. Terlebih sorak penonton mungkin akan sama pekiknya seperti rentetan suara Vuvuzela di Piala Dunia 2010. Ini akan jadi energi lebih untuk Meksiko merebut kemenangan.
(rhr) Add
as a preferred source on Google