Konsep ini sepenuhnya baru dan pengembang ikut mendesain berbagai kelengkapan moda transportasi berkecepatan 1.300 kilometer/jam. Salah satunya hasil racikan rumah desain Bjarke Ingles Group itu adalah stasiun utama yang disebut dengan Hyperportal.
Hyperportal ini akan dibuat seperti stasiun tanpa ruang tunggu yang dekat dengan Emirates Palace hotel. Penumpang akan diantar menuju kapsul Hyperloop dengan menggunakan kendaraan otonom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil otonom yang dikembangkan adalah serupa pods, atau langsung mengangkut kapsul kabin. Sehingga penumpang tidak meninggalkan kabin sema sekali sejak diangkut dengan mobil otonom hingga ke tempat tujuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketertarikan Uni Emirat Arab sendiri adalah karena biaya yang lebih murah. Jika kereta cepat memerlukan biaya mencapai 150 juta Dollar AS per kilometer. Sementara Hyperloop cuma menelan biaya 40 juta Dollar AS per kilometer. Uniknya proyek Hyperloop One di Uni Emirat Arab akan lebih banyak bergantung pada investor kecil melalui Crowdfunding, ketimbang dana pemerintah.
Hyperloop sendiri masih menyempurnakan sistem keamanan, khususnya terkait pemberhentian kapsul. Dari kecepatan 1.200 km/jam, pods memiliki tiga model pengereman darurat, yaitu 32 detik dalam lima kilometer, 16 detik di jarak 2,5 kilometer dan 6,4 detik dalam jarak satu kilometer, atau disebut pengereman ekstrim. (pit)