Deputy Director Sales Operation Passenger Cars and Product Management MBDI, Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan ada beberapa perbedaaan yang ditonjolkan oleh produsen terhadap dua sedan terbarunya. Bahkan, selain telah memperoleh upgrade pada fitur-fiturnya, Mercy asal Bogor memiliki harga lebih murah dari versi Completly Build Up (CBU).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena saat kami entrodus CBU banyak yang nanya kenapa tidak AMG Line. Jadi dapat feedback seperti itu kami yang rakitan lokal bawa AMG Line. General kami melakukan apgrade, dari CBU ke rakitan lokal," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kariyanto berujar, bahwa memang saat ini MBDI masih memiliki stok dari E 300 dalam versi CBU. Namun, jumlahnya tidaklah banyak dan ditargetkan ludes terjual sampai penghujung April tahun ini.
"Jadi yang CBU, saat kami mengintrodusnya kami udah tidak jual CBU lagi. Hanya stok yang tersedia di diler saja dan jumlahnya tidak terlalu banyak," kata dia.
Ada sekitar 30 unit yang ditargetkan oleh MBDI habis di bulan ini. Menurutnya, untuk menjual ke-30 stok tersebut pihaknya tidak akan memberi insentif khusus atau diskon, mengingat stoknya hampir semuanya telah memiliki calon pembeli.
"Karena sudah hampir semua unit diboking ya, jadi udah ada pelanggannya ya. Kami hanya proses delivery saja dan administrasi dan lainnya," ucap dia.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pihaknya ingin agar seluruh produk Mercedes-Benz dapat dirakit secara lokal seperti keluaran terbarunya. Tetapi, hal tersebut dapat dilakukan tergantung dari respon atau feed back pada penjualan kendaraan premiumnya di tanah air.
"Tapi secara general kami ingin membawa suatu produk secepat mungkin. Jika memang sudah availebel di Jerman, kami ingin tersedia di Indonesia," kata
Kariyanto.
(tyo)