Perwakilan Nissan menyebutkan bahwa Kementerian Transportasi Jepang telah menyetujui perubahan prosedur dalam tahap pemeriksaan akhir untuk produksi kendaraan di pabrik Nissan.
Namun satu pabriknya yang terletak di Kyoto, Jepang belum melanjutkan operasi karena masih menunggu persetujuan pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pemerintah Jepang Hentikan Produksi Nissan |
"Nissan menyesalkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran dari para pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya," ungkap Nissan dalam keterangan tertulisnya seperti diberitakan Channel News Asia, Selasa (7/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Matinya Produsen Otomotif Australia |
Pemerintah lantas melakukan pemeriksaan terhadap lima dari enam pabrik Nissan dan mengeluarkan pelarangan produksi Nissan. Akibat skandal ini, Nissan pun menarik jutaan kendaraannya di Jepang dan menyampaikan permohonan maafnya. (eks)