Sejalan dengan perkembangan industri otomotif, penggunaan airbag kian berkembang. Terbaru, riset posisi airbag tak hanya di interior mobil, namun di bodi luar mobil yang belakangan disebut airbag eksternal.
Fitur keselamatan itu disematkan pada pilar A, B dan C di mana ketika mengembang mampu menutupi panel pintu. Bahkan sejumlah produsen terus meneliti airbag pada kap mesin untuk mengurangi risiko cedera bagi pedestrian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya ada zona benturan tambahan selain yang dihasilkan dari rangka dan bodi mobil. Ini dipercaya bisa membuat penumpang dan pengendara lebih aman di dalam mobil yang mengalami tumbukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Hasil Uji Tabrak Terra Kalahkan Fortuner |
Meski inovasi airbag eksternal belum nyata di mobil penumpang, namun ini jelas sebuah teknologi otomotif masa depan yang dinanti para pengguna mobil. Bukan tidak mungkin airbag eksternal akan sepopuler seat belt atau sabuk pengaman karena dianggap mampu melindungi penghuni kabin dari kecelakaan fatal di jalan raya.
Kepala pengembangan divisi sistem keamanan pasif ZF, Norbert Kagerer bahkan meyakini airbag di bodi luar mobil akan menjadi persyaratan dalam uji tabrak yang dilakukan sejumlah lembaga penguji mobil baru.
"Persyaratan uji baru dari Euro NCAP, dijadwalkan akan diperkenalkan pada 2020, memperluas persyaratan keamanan penumpang dalam hal kecelakaan tabrak samping. Di masa depan, airbag di bodi luar mobil mungkin diperlukan sebagai syarat meraih lima bintang," tutup Kagerer. (mik)