TAM mengungkap angka wholesales (pengiriman unit distributor ke dealer) Avanza selama dua bulan pada awal tahun ini sejumlah 11.268 unit, terbagi pada Januari 5.568 unit dan Februari 5.700 unit.
Angka itu tidak bisa mewakili jumlah unit yang telah terdistribusi ke konsumen, meski begitu bisa digambarkan TAM kira-kira masih punya utang memenuhi inden sebesar 7 ribu unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Toyota Sindir Performa Penjualan Xpander |
Soerjo, panggilan singkatnya, mengatakan, meminta kepada ADM menambah produksi Avanza merupakan hal tepat. Hal itu juga bakalan jadi modal penting Avanza buat bersaing dengan Mitsubishi Xpander yang sempat merepotkan pada tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Hasil Penjualan 'Low' MPV Januari 2019 |
Bila produksi Avanza sudah meningkat, Soerjo meyakini dalam tiga bulan ke depan angka inden bakal berada berkurang dan masuk tahap 'aman'.
"Januari-Februari memang ada kendala produksi. Mau tidak mau kami harus catch up di bulan April, Mei. Tapi kami tidak akan lewatkan momentum lebaran untuk suplai ke konsumen sebanyak-banyaknya," kata Soerjo. (ryh/fea)