Tilang Elektronik Diyakini Hasilkan Efek Jera Pelanggar Lalu Lintas

CNN Indonesia
Senin, 28 Nov 2022 17:30 WIB
Sejak tilang manual ditiadakan, muncul fenomena pengguna jalan yang makin berani melakukan pelanggaran untuk menghindari ETLE seperti mencopot pelat nomor. Tilang Etle diyakini akan menimbulkan efek jera pelanggar lalu lintas. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi optimistis penerapan tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) dan penghapusan tilang manual akan menimbulkan efek jera sehingga meningkatkan disiplin pengendara di Jakarta.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman mengatakan sejak penghapusan tilang manual diberlakukan, muncul fenomena pengguna jalan yang makin berani melakukan pelanggaran untuk menghindari ETLE seperti mencopot pelat nomor.

Meski demikian dia yakin hal itu hanya fenomena sesaat yang akan hilang seiring diperluasnya penerapan tilang elektronik.

"Kita kan ingin memberikan edukasi pada masyarakat, apa mereka ingin terus-terusan enggak tertib? Kan tidak. Saya yakin mereka awalnya terpaksa, tapi nanti lama-lama mereka akan menyadari sendiri daripada tiap hari lepas plat nomor dan melakukan pelanggaran, nanti dia sadar, ya sudahlah saya tertib saja, kalau mereka tertib kan tidak ada masalah" kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Latif Usman di Jakarta, Senin (28/11).

Ia menjelaskan penerapan ETLE bukan karena petugas ingin melakukan tilang sebanyak-banyaknya. Namun ingin memberikan pesan bahwa seluruh jalan di Ibu Kota telah diawasi demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam bepergian dan beraktivitas.

"Dengan kamera ETLE ini kami bukan ingin banyak menilang, tapi ingin memberikan pesan bahwa semua ruas jalan di Jakarta telah diawasi," tuturnya dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan Korlantas Polri agar mengoptimalkan ETLE statis dan mobile serta mengurangi tilang manual untuk menghindari terjadinya pungutan liar (pungli).

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022 tanggal 18 Oktober 2022, yang ditandatangani oleh Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Firman Shantyabudi.

Terkait hal tersebut Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menindaklanjuti dengan menarik seluruh buku tilang dari jajaran polisi lalu lintas sebagai salah satu langkah menuju peniadaan tilang manual.

Ditlantas Polda Metro Jaya akan mulai sepenuhnya menggunakan sistem penindakan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Jenis Kamera ETLE Andalan Polisi Saat Dilarang Tilang ManualJenis Kamera ETLE Andalan Polisi Saat Dilarang Tilang Manual. (Foto: CNNIndonesia/ Agder Maulana)
(Antara/mik)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER