Kebijakan DKI Soal Mobil Listrik: Bebas Pajak Sampai Ganjil Genap

CNN Indonesia
Rabu, 30 Nov 2022 05:50 WIB
Pemerintah DKI Jakarta telah mengeluarkan kebijakan khusus buat kendaraan listrik semasa Anies Baswedan menjabat gubernur. Pemerintah DKI Jakarta telah mengeluarkan kebijakan khusus buat kendaraan listrik semasa Anies Baswedan menjabat gubernur. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah kebijakan telah dibuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta buat mendukung penggunaan kendaraan listrik. Setidaknya ada dua kebijakan yang diterbitkan semasa kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur Jakarta.

Salah satunya kebijakan yang diterbitkan adalah menghapus pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) kendaraan bermotor berbasis listrik, baik roda dua maupun roda empat.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 3 Tahun 2020 mengenai Insentif Pajak Balik Nama Kendaraan Bermotor atas Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jakarta.

Peraturan ini diteken Anies, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, pada 3 Januari 2020. Aturan ini berlaku hingga 31 Desember 2024.

Dengan aturan tersebut, segala kegiatan jual beli, tukar menukar, hibah, warisan, kendaraan motor berbasis listrik, baik roda empat maupun roda dua, diberikan pembebasan pajak bea balik nama untuk wilayah DKI Jakarta.

Kebijakan khusus lainnya untuk kendaraan listrik yakni bebas aturan ganjil genap di jalanan Jakarta.

Aturan ini tertuang dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 tentang Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap. Aturan ini merupakan revisi dari Pergub 155/2018.

Dalam aturan tersebut dijabarkan soal daftar-daftar jenis kendaraan yang dikecualikan dari pemberlakuan ganjil genap Jakarta. Terdapat 13 daftar kendaraan yang bebas dari ganjil genap, salah satunya kendaraan berbasis listrik.

Tidak hanya itu, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sempat mengatakan bahwa DKI akan mengadakan 100 unit kendaraan listrik untuk kegiatan dinas pada 2023.

Pemprov DKI juga tengah mengkaji pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Terminal Pulogebang, Jakarta Timur dan Terminal Grogol, Jakarta Barat.

[Gambas:Video CNN]

(dmr/fea)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER