Honda soal Motor Listrik Non Jepang: Alternatif Buat Konsumen

CNN Indonesia
Minggu, 04 Des 2022 07:17 WIB
Kehadiran motor-motor listrik non Jepang itu sebagai alternatif berkendara kendaraan ramah lingkungan. Honda mengapresiasi kehadiran deretan motor listrik non Jepang. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Badung, CNN Indonesia --

Astra Honda Motor (AHM) tak ambil pusing dengan banyaknya produsen motor baru menjajakan sepeda motor listrik di Indonesia. Kehadiran motor-motor listrik itu sebagai alternatif berkendara kendaraan ramah lingkungan.

GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin berpendapat munculnya perusahaan-perusahaan baru harusnya diapresiasi, sebab mereka yang "berjuang" lebih awal dalam membuka pasar.

Di sisi lain pabrikan-pabrikan tersebut juga dinilai telah memberikan dampak baik buat masyarakat.

"Itu bagus juga buat konsumen untuk merasakan langsung bagaimana motor listrik. Boleh dikatakan mereka membuka pasar motor listrik," kata Muhibbuddin di Badung, Bali, Kamis (1/12).

"Itu kan alternatif buat konsumen. Jadi mereka bisa mendapat eksperience lebih awal bagaimana berkendara motor listrik," sambungnya.

Saat ini jumlah produsen motor listrik lokal sudah sangat masif di Indonesia, mulai dari Alva, Electrum, Volta, Selis, Viar, United, dan Gesits. Merek lain yakni U-winfly, Ecgo, Energica, Niu, Rakata, hingga Polytron.

Muhibbuddin melanjutkan masing-masing produsen otomotif pasti punya strategi tersendiri mengenai kapan bakal merilis produk, termasuk mengenai motor listrik.

Ia menambahkan Honda juga sudah memiliki rencana untuk motor listrik di Indonesia yang akan dimulai 2023.

"Nah nanti AHM sudah punya rencana dan akan menjadi panduan masuk ke motor listrik seperti apa," ucap dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan Honda kini tengah mempersiapkan segala hal terkait bisnis baru untuk masuk segmen tersebut mulai dari ekosistem hingga jaringan.

"Itu yang sedang kami persiapkan ekosistem dan jaringan bisnis mau seperti apa. Ini yang sedang kami pelajari dan matangkan," tutup pria karib disapa Muhib itu.

[Gambas:Video CNN]



(ryh/mik)
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER