Jakarta, CNN Indonesia -- Mobil listrik buat sebagian orang dapat menjadi pilihan untuk digunakan mudik. Selain ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan emisi, penggunaan mobil listrik juga dipercaya akan menekan pengeluaran Anda selama perjalanan.
Di Indonesia pilihan mobil listrik yang dapat digunakan mudik beragam. Anda dapat memilihnya menyesuaikan isi kantong dan terpenting spesifikasi jarak tempuhnya sesuai target tujuan.
Ini penting dipertimbangkan sebab keberadaan stasiun pengecasan di Indonesia belum bisa diandalkan. Mengecas baterai normalnya butuh waktu berjam-jam sehingga dapat mempengaruhi perjalanan pulang kampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu Anda juga perlu memperkirakan klaim produsen tentang jarak tempuh bukan berarti mobil listrik bisa dipakai sampai maksimal. Ada batas minimum penggunaan daya baterai sampai perlu dicas, ada baiknya hal ini dikonsultasikan dengan pihak produsen atau dealer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renault Megane E-Tech
Model ini merupakan pemain baru pada segmen mobil listrik di Indonesia. Jika Anda tertarik membeli mobil tersebut siapkan dana Rp1,375 miliar.
Megane E-Tech dirancang dengan wheelbase 2.685 mm dan panjang mencapai 4.199 mm.
Klaim perusahaan mobil ini dilengkapi motor listrik yang dapat melepas 220 Hp dan melesat dari 0-100 km hanya dengan 7,5 detik. Dengan baterai terisi penuh, diklaim sanggup menempuh jarak hingga 450 km atau kira-kira dari Jakarta hingga Semarang.
Mini EV
Merek ikonis Inggris, Mini, juga telah menawarkan mobil listrik berbasis baterai yaitu Mini Electric. Produk tersebut dibangun menggunakan basis Mini Chooper S tiga pintu.
Mini Electric ini ditenagai motor listrik yang dapat melepas 135 kW atau setara 184 hp dan tenaga maksimum 270 Nm.
Kemudian baterai litium diklaim sanggup menggerakkan unit hingga 232 km dengan satu kali pengisian daya sampai penuh. Kemampuan ini setidaknya bisa membawa Anda mudik sampai Garut.
Soal harga Mini Electric dibandrol Rp1,05 miliar.
Jaguar i-Pace
SUV yang didatangkan secara utuh dari Austria ini didukung dengan kapasitas baterai 90 kWh serta jarak tempuh untuk satu kali pengisian sejauh 470 km atau bisa sampai Semarang.
Klaim perusahaan, mobil ini dapat menghasilkan tenaga 400 PS yang memungkinkan akselerasi 0-100 km per jam dalam 4,8 detik dan mencapai kecepatan maksimum 200 km per jam.
Jaguar menjual I-Pace di Indonesia seharga Rp3 miliar.
Lexus UX300e
UX 300e merupakan SUV listrik buatan Jepang yang sudah meluncur di Indonesia pada November 2020.
Model ini membawa baterai lithium-ion 54,35 kWh dengan total tenaga dihasilkan 201 hp, torsi 300 Nm, dan klaim jarak tempuh untuk sekali cas 300 km atau kira-kira sampai Tegal . Mobil ini dibanderol Rp1,4 miliar.
Toyota bZ4X
Toyota bZ4X merupakan mobil listrik pertama Toyota yang dijual di Indonesia. Model ini cuma tersedia satu varian yang dilego Rp1,19 miliar.
Mobil ini menggunakan motor listrik yang dipadukan penggerak roda depan atau Front Wheel Drive (FWD).
Tenaga yang dimiliki mencapai 204 HP dan torsi 266 Nm.Di atas kertas, Toyota mengklaim SUV ini dapat berakselerasi 0-100 km per jam dalam 8,3 detik.
Mobil ini menggunakan baterai lithium-ion berkapasitas 71,4 kWh yang dapat terisi 80 persen dengan durasi sekitar 30 menit.
Klaim Toyota, baterai yang terisi penuh bisa digunakan untuk melaju hingga 500 kilometer. Rute mudik pakai mobil ini bisa sampai Kudus.
Mercedes-Benz EQE dan EQS
Mercedes-Benz akhirnya meluncurkan mobil listrik EQ Series yaitu EQE dan EQS di Indonesia. Pilihan mobil tanpa emisi ini dibanderol mulai Rp2 miliar.
Mercedes-Benz EQE menggunakan baterai berkapasitas 90 kWh dan diklaim dengan baterai terisi penuh, mobil dapat diajak melaju dengan jarak 673 kilometer.
Sedangkan Mercedes-Benz EQS memakai baterai yang kapasitasnya lebih besar, 108 kWh. Baterai yang terisi penuh diklaim bisa membawa mobil menempuh jarak sejauh 770 kilometer.
Kedua mobil listrik ini bisa digunakan hingga Madiun atau Nganjuk.
Soal harga EQE 350+ Electric Art dijual Rp2,21 miliar, EQS 450+ Electric Art Rp2,98 miliar, dan EQS 450+ AMG Line Rp3,41 miliar. Semua harga ini berstatus off the road dan belum termasuk alat pengecasan baterai Wall Charger di rumah.
Kia EV6 GT-Line
Kia juga memiliki mobil listrik yaitu EV6 GT-Line yang dijual Rp1,299 miliar berstatus on the road Jakarta.
EV6 GT-Line menggunakan platform New Electric Global Modular Platform (E-GMP) dari Hyundai Motor Group. Platform ini juga tersemat pada Ioniq 5.
Perusahaan melengkapinya dengan dua motor berpenggerak sehingga menganut sistem semua roda atau all wheel drive yang mampu menyalurkan tenaga hingga 320 Hp dan torsi 605 Nm. Mobil ini ditunjang baterai berkapasitas 77,4 kWh dengan tegangan 800 v.
Baterai ini jika terisi penuh mampu membuat Kia EV6 GT-Line melaju sejauh 506 kilometer atau mendekati Kudus.
Lanjut ke halaman berikutnya ...
Jarak Tempuh Mobil Listrik Dipengaruhi Baterai
SPKLU belum banyak di Indonesia. (ANTARA/RENO ESNIR)
Nissan Leaf
Mobil listrik Rp738 juta ini menggunakan baterai lithium ion berkapasitas 40 kWh dan motor listrik berkode EM57 dengan tipe AC3 Syncronous. Motor listriknya disebut dapat melepas 110 kw atau setara 150 ps (147,9 hp) dan torsi 320 nm.
Dengan baterai terisi penuh, mobil ini diklaim dapat melaju sejauh 311 km atau sekiranya sampai Tegal. Lamanya pengisian baterai membutuhkan waktu 12 hingga 15 jam dengan pengisian daya menggunakan charger portable (3,3 kW). Sementara pengisian daya AC 7,4 kW bisa lebih cepat, yaitu butuh waktu 5 hingga 7 jam.
Hyundai Ioniq 5
Ioniq 5, yang merupakan mobil listrik berbasis baterai pertama buatan Indonesia memiliki empat varian yaitu standart single speed 2WD dengan kapasitas baterai 58 kW, standart single speed 4WD dengan kapasitas 58 kW, long range single speed 2WD dengan kapasitas 72,6 kW, dan long range single speed 4WD dengan kapasitas 72,6 kW.
Untuk varian baterai litium-ion berkapasitas 58 kWh atau varian Standard Range jarak tempuh hingga 384 km yang bisa dipakai sampai Pemalang. Sedangkan untuk varian Long Range, kapasitasnya adalah 72,6 kWh dengan jarak tempuh 451 km hingga Semarang.
Mobil tersebut kini dijual mulai Rp748 juta hingga Rp859 juta.
Wuling Air EV
Air EV dibekali baterai Litium Ferro-Phosphate; IP67 rating dengan kapasitas baterai 17,3 kWh/115 V untuk varian standart range (jarak tempuh 200 km aman sampai Nagreg). Sementara, Air EV long range (jarak tempuh 300 km hingga Tegal) dibekali baterai serupa namun kapasitas lebih besar, yakni 26,7 kWh/115 V.
Varian Air EV standar range dipasarkan Rp243 juta, sementara long range Rp299,5 juta.
Perlu diketahui, khusus harga Ioniq 5 dan Air EV jika membeli pada periode 2023 akan mendapat revisi harga, sebab kedua mobil ini mendapat insentif berupa diskon Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
[Gambas:Video CNN]